Warga Letung optimalkan penggunaan Wifi Nusantara
Senin, 2 Juli 2018 8:10 WIB
Masyarakat Letung, Kabupaten Anambas memanfaatkan Wifi Nusantara dari Kemenkominfo akibat dampak dari jaringan seluler Telkomsel yang hilang sejak beberapa waktu lalu. (Antaranews Kepri/Saud MC Kashmir)
Anambas (Antaranews Kepri) - Masyarakat Letung, Kabupaten Anambas mengoptimalkan pemakaian sarana gratis Wifi Nusantara karena sinyal dari salah satu provider seluler di daerah tersebut hilang sejak (26/6).
"Sejak sinyal Telkomsel hilang, Wifi Nusantara selalu dipenuhi warga Letung, seperti di SD Negeri 001 Letung, Kantor Desa Landak, Kantor Desa Batu Berapit, SMA Negeri 1 Jemaja, SD di Kampung Baru dan Desa Batu Berapit," kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jemaja, Mudahir, Minggu (1/6).
Mudahir mengaku, wifi gratis bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sejak 2017 tersebut sangat membantu warga Letung untuk mengakses internet.
"Artinya, meskipun sinyal Telkomsel hilang, warga Letung masih bisa mengakses internet," kata Mudahir.
Menurut dia, Letung hanya memiliki provider Telkomsel dan Indosat. Karena sinyal Telkomsel hilang, masyarakat beralih menggunakan jaringan Indosat untuk komunikasi.
"Kami tidak mengetahui persis penyebab hilangnya sinyal Telkomsel tersebut, akan tetapi kami berharap supaya pihak provider bisa segera memperbaiki," kata dia.
Ia pun berharap Telkomsel dapat segera aktif sehingga akses komunikasi masyarakat tidak terkendala. Sebab sebelumnya, masyarakat Letung bergantung pada provider Telkomsel.
"Meskipun jaringan belum 4G tapi sudah cukup membantu kami dalam berkomunikasi, dan kami juga berharap Telkomsel dapat berbagi dalam program CSR kepada masyarakat Jemaja sebagai konsumen," harapnya. (Antara)
"Sejak sinyal Telkomsel hilang, Wifi Nusantara selalu dipenuhi warga Letung, seperti di SD Negeri 001 Letung, Kantor Desa Landak, Kantor Desa Batu Berapit, SMA Negeri 1 Jemaja, SD di Kampung Baru dan Desa Batu Berapit," kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jemaja, Mudahir, Minggu (1/6).
Mudahir mengaku, wifi gratis bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sejak 2017 tersebut sangat membantu warga Letung untuk mengakses internet.
"Artinya, meskipun sinyal Telkomsel hilang, warga Letung masih bisa mengakses internet," kata Mudahir.
Menurut dia, Letung hanya memiliki provider Telkomsel dan Indosat. Karena sinyal Telkomsel hilang, masyarakat beralih menggunakan jaringan Indosat untuk komunikasi.
"Kami tidak mengetahui persis penyebab hilangnya sinyal Telkomsel tersebut, akan tetapi kami berharap supaya pihak provider bisa segera memperbaiki," kata dia.
Ia pun berharap Telkomsel dapat segera aktif sehingga akses komunikasi masyarakat tidak terkendala. Sebab sebelumnya, masyarakat Letung bergantung pada provider Telkomsel.
"Meskipun jaringan belum 4G tapi sudah cukup membantu kami dalam berkomunikasi, dan kami juga berharap Telkomsel dapat berbagi dalam program CSR kepada masyarakat Jemaja sebagai konsumen," harapnya. (Antara)
Pewarta : Saud MC Kashmir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jelang Lebaran, arus pemudik di Pelabuhan Ranai Natuna mulai meningkat 30 persen
08 March 2026 7:40 WIB
PT Pasifik Satelit Nusantara sebut 'Satelit Nusantara Lima' perkuat industri antariksa nasional
13 September 2025 13:00 WIB
Pelni Tanjungpinang sebut mesin rusak, KM Sabuk Nusantara 48 batal berlayar
19 August 2025 15:09 WIB