"Alhamdulillah meski baru pertama menggelar STQ, tapi kegiatan ini pantas kita apresiasi, respon peserta dan masyarakat sangat baik, semoga silaturahmi kita terjaga melalui kegiatan ini," kata Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, kepada Antara, Minggu.
Kegiatan yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar desa ini, pesan Wakil Bupati Lingga diharapkan juga tidak sebatas kegiatan seremonial belaka, namun lebih dari itu pencapaian yang diharapkan adalah implementasi nilai-nilai Al quran dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga tujuan dari STQ tersebut dapat benar-benar terwujud dan masyarakat dapat menjaga nilai-nilai Al quran sebagai pedoman hidup.
"Semoga kegiatan ini akan menyadarkan kita akan pentingnya pedoman Al Quran dalam menjalani hidup kita," sebutnya.
Sementara itu Camat Katang Bidare Safaruddin mengatakan masyarakat kita adalah masyarakat melayu, yang notabenenya sebagai pemeluk Agama Islam. Untuk memperkuat ukhuwah tersebut, maka sudah selayaknya kita memperkuat kualitas keimanan yang sepadan sehingga harapan besar kita menuju generasi yang Baldatun Thoyyibatun Warrabul Ghofur dapat tercapai.
"Kita apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Katang Bidare yang begitu antusias menyaksikan dan mengikuti perhelatan ini," ujarnya.
Ketua Panitia STQ I Kecamatan Katang Bidare Sahlan berharap STQ ini dapat menjadi ajang seleksi untuk persiapan Kecamatan Katang Bidare tampil maksimal pada STQ Tingkat Kabupaten nanti.
Hadir pada pembukaan STQ I Tingkat Kecamatan Katang Bidare tahun 2019 antara lain Ketua GOW Kabupatan Lingga, Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Lingga, Kabag Kesra Setda Kabupatan Lingga, KUA Senayang, Camat Singkep Selatan, Danposal Tajur Biru dan Kapolsubsektor Pulau Medang.
Kegiatan yang digelar pada tanggal 23-26 Februari 2019 tersebut bertempat di Desa Benan, yang diikuti kurang lebih 750 orang, yang diawali dengan kegiatan Pawai Ta'ruf STQ Pertama Kecamatan Katang Bidare, di Desa Benan. (Antara)