Bawaslu Batam beri peringatan kepada KPU
Rabu, 17 April 2019 10:34 WIB
Petugas menurunkan kotak suara yang baru tiba di Perumahan Taman Sari Kota Batam, Rabu pagi. Bawaslu Batam memberikan peringatan kepada KPU Batam yang terlambat mendistribusikan logistik pemilu. (Naim)
Batam (ANTARA) (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Kota Batam Kepulauan Riau memberikan peringatan kepada Komisi Pemilihan Umum yang dinilai banyak melakukan pelangaran tahapan pelaksanaan pemilu.
"Kami membuat peringatan tertulis ke KPU. Ini sudah klimaks," kata Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk di Batam, Kepri, Rabu.
Menurut dia, kesalahan terbesar KPU, adalah terkait distribusi logistik, yang menyebabkan pelaksanaan pemilu di beberapa tempat molor. Bahkan sampai pukul 8.30 WIB, sejumlah TPS belum menerima logistik.
Ia mengatakan PKPU mengatur masalah logistik harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas. Namun yang terjadi, sebaliknya.
Distribusi kertas suara yang semestinya selesai satu hari menjelang pemilu, nyatanya masih dilakukan pada pagi hari saat pelaksanaan pemilu, Rabu.
Jumlah kertas suara untuk dapil 2 DPRD Kota Batam dan dapil 5 DPRD Kepri pun kurang.
"Apa mau kita bilang lagi. Kami semua kecewa, masyarakat kecewa, sampai sekarang mereka belum dapat kotak," kata dia.
Melanggar tahapan pemilu adalah pelanggaran, dan masyarakat bisa mengadukannya ke DKPP, lanjut Mangihut.
Sementara itu, elaksanaan Pemilu di sejumlah Tempat Pemilihan Suara di Kota Batam, Kepulauan Riau molor, karena logistik belum juga tiba di TPS.
"Sampai sekarang (sekitar pukul 8.00 WIB), surat suara belum sampai," kata pemilih TPS 86 Perumahan Tiban Koperasi Kecamatan Sekupang, Kartika.
Ia mengatakan telah mendaftar di TPS sejak pukul 7.35 WIB, dan sudah banyak warga yang mengatre, namun logistik tidak ada.
"Padahal kami sudah semangat untuk memilih, tapi surat suara tidak kunjung tiba," kata dia.
Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung.
"Di tempat kami, logistik belum sampai," kata Indah.
"Kami membuat peringatan tertulis ke KPU. Ini sudah klimaks," kata Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk di Batam, Kepri, Rabu.
Menurut dia, kesalahan terbesar KPU, adalah terkait distribusi logistik, yang menyebabkan pelaksanaan pemilu di beberapa tempat molor. Bahkan sampai pukul 8.30 WIB, sejumlah TPS belum menerima logistik.
Ia mengatakan PKPU mengatur masalah logistik harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas. Namun yang terjadi, sebaliknya.
Distribusi kertas suara yang semestinya selesai satu hari menjelang pemilu, nyatanya masih dilakukan pada pagi hari saat pelaksanaan pemilu, Rabu.
Jumlah kertas suara untuk dapil 2 DPRD Kota Batam dan dapil 5 DPRD Kepri pun kurang.
"Apa mau kita bilang lagi. Kami semua kecewa, masyarakat kecewa, sampai sekarang mereka belum dapat kotak," kata dia.
Melanggar tahapan pemilu adalah pelanggaran, dan masyarakat bisa mengadukannya ke DKPP, lanjut Mangihut.
Sementara itu, elaksanaan Pemilu di sejumlah Tempat Pemilihan Suara di Kota Batam, Kepulauan Riau molor, karena logistik belum juga tiba di TPS.
"Sampai sekarang (sekitar pukul 8.00 WIB), surat suara belum sampai," kata pemilih TPS 86 Perumahan Tiban Koperasi Kecamatan Sekupang, Kartika.
Ia mengatakan telah mendaftar di TPS sejak pukul 7.35 WIB, dan sudah banyak warga yang mengatre, namun logistik tidak ada.
"Padahal kami sudah semangat untuk memilih, tapi surat suara tidak kunjung tiba," kata dia.
Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung.
"Di tempat kami, logistik belum sampai," kata Indah.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Batam: Keterbukaan informasi memperkuat akuntabilitas Pemilu
07 September 2025 12:16 WIB, 2025
Bawaslu Batam soroti tantangan baru pengawasan pilkada pasca putusan MK 135
06 September 2025 14:22 WIB, 2025
Bawaslu Kepri gencarkan pendidikan politik meski pilkada sudah selesai
26 February 2025 7:50 WIB, 2025
Bawaslu Kepri mengevaluasi hasil kinerja pengawasan pesta demokrasi 2024
07 February 2025 15:25 WIB, 2025
Bawaslu tangani 16 dugaan pelanggaran netralitas ASN di Pilkada Kepri
24 January 2025 10:44 WIB, 2025
Begini penjelasan Kapolresta Barelang soal kasus dugaan politik uang di Batam
27 November 2024 9:34 WIB, 2024
Bawaslu Karimun awasi pengiriman 101 kotak berisi surat suara dari Batam
26 October 2024 16:59 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB