Diskominfo Natuna sosialisasi internet sehat dan aman
Selasa, 15 Oktober 2019 13:57 WIB
Suasana sosialisasi internet sehat dan aman oleh Diskominfo Natuna di Gedung Sri Srindit, Ranai, Natuna, Selasa (15/10). (cherman)
Ranai (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Natuna melaksanakan sosialisasi "Internet Sehat dan Aman" bagi pelajar dan guru di lingkungan Kabupaten Natuna.
"Ini guna membangun budaya Internet Sehat dan Aman (INSAN) menuju generasi cerdas dan giat berinovasi," kata Kepala Dinas Kominfo, Raja Darmika kepada Antara, Selasa.
Menurutnya, selain memberikan wawasan tentang menggunakan media yang baik, bijak, dan menjauhi ancaman kepada para pelajar dari masalah hukum atas Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Pengetahuan ini, terutama Undang Undang ITE, mereka harus tau, agar mereka nantinya tidak tersandung kasus terkait postingan atau konten yang mereka buat," kata Raja Darmika.
Sosialisasi tersebut melibatkan siswa dan guru dari perwakilan 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut dan Kecamatan Bunguran Selatan.
"Kita melibatkan mereka para pelajar, karena hasil pengamatan kami selama ini, untuk pengguna akses internet tertinggi ada pada tingkat pelajar," ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini akan terus digalakkan baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
"Ini tanggung jawab kita bersama, mengarahkan mereka untuk menggunakan akses internet dan media sosial secara bijak," tegasnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwasanya tujuan dari disediakan akses internet hingga di perbatasan untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia, meningkatkan ekonomi, dan untuk media belajar. (Antara)
"Ini guna membangun budaya Internet Sehat dan Aman (INSAN) menuju generasi cerdas dan giat berinovasi," kata Kepala Dinas Kominfo, Raja Darmika kepada Antara, Selasa.
Menurutnya, selain memberikan wawasan tentang menggunakan media yang baik, bijak, dan menjauhi ancaman kepada para pelajar dari masalah hukum atas Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Pengetahuan ini, terutama Undang Undang ITE, mereka harus tau, agar mereka nantinya tidak tersandung kasus terkait postingan atau konten yang mereka buat," kata Raja Darmika.
Sosialisasi tersebut melibatkan siswa dan guru dari perwakilan 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut dan Kecamatan Bunguran Selatan.
"Kita melibatkan mereka para pelajar, karena hasil pengamatan kami selama ini, untuk pengguna akses internet tertinggi ada pada tingkat pelajar," ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini akan terus digalakkan baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
"Ini tanggung jawab kita bersama, mengarahkan mereka untuk menggunakan akses internet dan media sosial secara bijak," tegasnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwasanya tujuan dari disediakan akses internet hingga di perbatasan untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia, meningkatkan ekonomi, dan untuk media belajar. (Antara)
Pewarta : Cherman
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siber Bareskrim selidiki iklan penjualan surat keterangan sehat di internet
16 May 2020 4:17 WIB, 2020
TVRI gandeng Diskominfo Kepri sosialisasikan dan publikasi hak siar Piala Dunia 2026
29 April 2026 15:01 WIB