Apindo berharap 10 persen wisman Batam berkunjung ke Karimun
Sabtu, 25 Januari 2020 19:51 WIB
Ketua Apindo Karimun Alex Ng (ANTARA/Rusdianto)
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Alex Ng berharap setidaknya 10 persen wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Batam singgah mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Karimun.
"Pariwisata di Batam maju sekali. Kita berharap nanti 10 persen bisa ke Karimun," kata Alex Ng di sela acara open house Imlek di kediamannya di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Alex Ng menilai sektor pariwisata Karimun masih lemah, sehingga pihaknya memiliki wacana bagaimana menggenjot kunjungan wisman ke kabupaten yang berjuluk Bumi Berazam ini.
"Nanti bagaimana kita buat pantai menjadi lebih bagus, ada tempat pemancingan, ada acara sepeda, atau panjat gunung (wisata alam Gunung Jantan)," kata dia.
Untuk itu, kata dia, perlu adanya koordinasi yang intensif di antara pemerintah daerah dengan pengelola kapal feri, pengelola hotel dan restoran.
"Harga-harga jangan terlalu mahal, seperti restoran, tiket kapal dan sebagainya," ujarnya.
Menurut dia, lesunya sektor pariwisata terlihat dari sepinya hunian hotel, bahkan ada beberapa hotel dan wisma yang tutup karena tamu sepi.
Dia menilai, obyek wisata di Karimun sebenarnya cukup bagus dan menjanjikan. Karimun, kata dia, memiliki obyek wisata pemandian air panas Tanjunghutan, Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, air terjun mini di Desa Pongkar, dan obyek wisata bahari lainnya.
Dan tidak kalah menariknya, kata dia, Gunung Jantan yang bisa dikelola menjadi obyek wisata alam.
"Promosi obyek-obyek wisata itu perlu ditingkatkan dan dikemas dengan baik. Dan infrastrukturnya juga harus diperbaiki dan dilengkapi," ujar pria yang akrab disapa Cun Heng.
"Pariwisata di Batam maju sekali. Kita berharap nanti 10 persen bisa ke Karimun," kata Alex Ng di sela acara open house Imlek di kediamannya di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Alex Ng menilai sektor pariwisata Karimun masih lemah, sehingga pihaknya memiliki wacana bagaimana menggenjot kunjungan wisman ke kabupaten yang berjuluk Bumi Berazam ini.
"Nanti bagaimana kita buat pantai menjadi lebih bagus, ada tempat pemancingan, ada acara sepeda, atau panjat gunung (wisata alam Gunung Jantan)," kata dia.
Untuk itu, kata dia, perlu adanya koordinasi yang intensif di antara pemerintah daerah dengan pengelola kapal feri, pengelola hotel dan restoran.
"Harga-harga jangan terlalu mahal, seperti restoran, tiket kapal dan sebagainya," ujarnya.
Menurut dia, lesunya sektor pariwisata terlihat dari sepinya hunian hotel, bahkan ada beberapa hotel dan wisma yang tutup karena tamu sepi.
Dia menilai, obyek wisata di Karimun sebenarnya cukup bagus dan menjanjikan. Karimun, kata dia, memiliki obyek wisata pemandian air panas Tanjunghutan, Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, air terjun mini di Desa Pongkar, dan obyek wisata bahari lainnya.
Dan tidak kalah menariknya, kata dia, Gunung Jantan yang bisa dikelola menjadi obyek wisata alam.
"Promosi obyek-obyek wisata itu perlu ditingkatkan dan dikemas dengan baik. Dan infrastrukturnya juga harus diperbaiki dan dilengkapi," ujar pria yang akrab disapa Cun Heng.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR RI puji kesiapan Pemprov Kepri dalam penyaluran THR Lebaran Idul Fitri
13 March 2025 15:36 WIB
BKKBN sosialisasikan tiga program baru upaya pencegahan stunting Kepri
20 December 2024 13:55 WIB, 2024
Ganjar kampanye di Jakarta sedangkan Mahfud ikut sidang kabinet paripurna
11 December 2023 10:39 WIB, 2023
Apindo Batam sebut ekonomi Kepri kuartal 3 ditopang sektor konstruksi
09 November 2023 10:05 WIB, 2023
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB