Korban COVID-19 di Jerman tiga kasus dan Iran 354
Rabu, 11 Maret 2020 19:24 WIB
Arsip Foto - Direktur General WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada pertemuan Munich Security Conference di Jerman (15/2/2020). Tedros menyatakan optimismenya pada COVID-19 bisa dikendalikan. (REUTERS/ANDREAS GEBERT)
Berlin, Dubai (ANTARA) - Jerman melaporkan kematian ketiga sementara Iran mengumumkan jumlah korban jiwa di negara itu akibat COVID-19 mencapai 354.
Jerman pada Rabu memastikan orang ketiga meninggal karena virus corona baru itu.
Menurut otoritas setempat, korban jiwa tersebut adalah seorang pasien di wilayah Heinsberg di Negara Bagian Rhine-Westphalia Utara sebelah barat.
Jerman telah memastikan ada 1.296 kasus COVID-19 di negara itu, menurut data yang dikeluarkan pada Selasa (10/3) larut malam oleh Institut Robert Koch untuk pengendalian penyakit.
Jerman pada Senin melaporkan dua kematian pertama karena virus corona setelah seorang perempuan berusia 89 tahun meninggal di Kota Essen dan seorang pria berusia 79 tahun, yang sebelumnya punya masalah kesehatan, meninggal di Distrik Heinsberg.
Sementara itu, dari Dubai dilaporkan bahwa jumlah orang yang meninggal di Iran akibat wabah COVID-19 mencapai 354, naik dari 63 kematian dalam 24 jam terakhir, kata juru bicara Kementerian Kesehatan, Rabu.
Juru bicara tersebut, Kianush Jahanpur, mengatakan kepada TV negara bahwa orang yang terinfeksi virus berjumlah 9.000. Ia meminta warga untuk tetap berada di rumah dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan penting.
Sumber: Reuters
Jerman pada Rabu memastikan orang ketiga meninggal karena virus corona baru itu.
Menurut otoritas setempat, korban jiwa tersebut adalah seorang pasien di wilayah Heinsberg di Negara Bagian Rhine-Westphalia Utara sebelah barat.
Jerman telah memastikan ada 1.296 kasus COVID-19 di negara itu, menurut data yang dikeluarkan pada Selasa (10/3) larut malam oleh Institut Robert Koch untuk pengendalian penyakit.
Jerman pada Senin melaporkan dua kematian pertama karena virus corona setelah seorang perempuan berusia 89 tahun meninggal di Kota Essen dan seorang pria berusia 79 tahun, yang sebelumnya punya masalah kesehatan, meninggal di Distrik Heinsberg.
Sementara itu, dari Dubai dilaporkan bahwa jumlah orang yang meninggal di Iran akibat wabah COVID-19 mencapai 354, naik dari 63 kematian dalam 24 jam terakhir, kata juru bicara Kementerian Kesehatan, Rabu.
Juru bicara tersebut, Kianush Jahanpur, mengatakan kepada TV negara bahwa orang yang terinfeksi virus berjumlah 9.000. Ia meminta warga untuk tetap berada di rumah dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan penting.
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB