Suryani mengundurkan diri dari DPRD Kepri
Kamis, 3 September 2020 6:50 WIB
Anggota DPRD Kepri, Suryani
Batam (ANTARA) - Politisi Partai Keadilan Sejahtera Suryani menyatakan sudah menyiapkan surat pengunduran diri dari anggota DPRD Kepulauan Riau, sebagai syarat maju sebagai calon wakil gubernur setempat.
"Surat pernyataan siap mengundurkan diri sudah saya buat, sudah saya tandatangani," kata Suryani di Batam, Rabu.
Suryani yang rencananya maju dalam Pilkada Kepri berpasangan dengan Gubernur Kepri Isdianto, diusung PKS, Partai Hanura dan Partai Demokrat.
Ia mengatakan surat itu akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum saat pendaftaran, Jumat (4/9). Sedangkan untuk DPRD, surat akan diserahkan secepatnya.
"Yang ke DPRD-nya diusahakan besok, atau dalam beberapa hari ini," kata dia.
Anggota DPRD Kepri daerah pemilihan Kota Batam itu menyampaikan, surat pengunduran diri ke DPRD semestinya setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU.
"Menurut staf hukum DPRD," kata dia melanjutkan.
Sementara itu, deklarasi Isdianto-Suryani (Insani) direncanakan digelar di Kota Batam, Kamis (3/9).
Isdianto mengatakan deklarasi digelar secara sederhana, mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
"Acaranya sederhana, ada anak yatim, disantuni. Doa kemudian penyampaian dan dari saya dan kandidat. Kami akan sampaikan apa yang dibuat ke depan," kata dia.
Ia memastikan tidak ada pegerahan pendukung dalam jumlah besar, mengingat kini masih pandemi.
"Tidak banyak massa, karena COVID-19. Sudah diingatkan Mendagri, tidak main-main. Pemerintah harus mampu memberikan contoh yang baik pada masyarakat," kata dia.
"Surat pernyataan siap mengundurkan diri sudah saya buat, sudah saya tandatangani," kata Suryani di Batam, Rabu.
Suryani yang rencananya maju dalam Pilkada Kepri berpasangan dengan Gubernur Kepri Isdianto, diusung PKS, Partai Hanura dan Partai Demokrat.
Ia mengatakan surat itu akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum saat pendaftaran, Jumat (4/9). Sedangkan untuk DPRD, surat akan diserahkan secepatnya.
"Yang ke DPRD-nya diusahakan besok, atau dalam beberapa hari ini," kata dia.
Anggota DPRD Kepri daerah pemilihan Kota Batam itu menyampaikan, surat pengunduran diri ke DPRD semestinya setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU.
"Menurut staf hukum DPRD," kata dia melanjutkan.
Sementara itu, deklarasi Isdianto-Suryani (Insani) direncanakan digelar di Kota Batam, Kamis (3/9).
Isdianto mengatakan deklarasi digelar secara sederhana, mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
"Acaranya sederhana, ada anak yatim, disantuni. Doa kemudian penyampaian dan dari saya dan kandidat. Kami akan sampaikan apa yang dibuat ke depan," kata dia.
Ia memastikan tidak ada pegerahan pendukung dalam jumlah besar, mengingat kini masih pandemi.
"Tidak banyak massa, karena COVID-19. Sudah diingatkan Mendagri, tidak main-main. Pemerintah harus mampu memberikan contoh yang baik pada masyarakat," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Batam soroti tantangan baru pengawasan pilkada pasca putusan MK 135
06 September 2025 14:22 WIB, 2025
Bawaslu Kepri kembalikan sisa dana hibah Pilkada 2024 sebesar Rp20,2 miliar
28 March 2025 9:18 WIB, 2025
Bawaslu Kepri gencarkan pendidikan politik meski pilkada sudah selesai
26 February 2025 7:50 WIB, 2025
KPU Kepri nilai sinergi antar pemangku kepentingan sukseskan Pilkada Serentak
25 February 2025 19:47 WIB, 2025
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Perda RPIK jadi pedoman pembangunan industri Tanjungpinang untuk 20 tahun ke depan
30 September 2026 16:09 WIB
Dubes RI Washington sambut rencana LKBN ANTARA buka kantor perwakilan di AS
24 September 2026 15:56 WIB
Pemprov Kepri bersama DPRD tetapkan APBD Perubahan 2026 naik jadi Rp3,63 Triliun
23 September 2026 9:09 WIB
LKBN ANTARA dan 34 kantor berita Asia Pasifik bahas penanganan disinformasi
21 September 2026 7:40 WIB