Terkendala logistik tenaga medis Natuna belum divaksin
Kamis, 28 Januari 2021 12:56 WIB
Anggota DPRD Natuna, Eri Marka saat persiapan vaksinasi perdana tahap pertama untuk 10 orang penerima pertama di RSUD Natuna, Kamis (28/1). (Antara Kepri/Cherman)
Ranai, Natuna (ANTARA) - Natuna belum bisa melakukan vaksinasi kepada para tenaga kesehatannya, karena terkendala logistik yang sampai hari ini masih belum sampai ke Kabupaten Natuna dari Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, usai melakukan vaksinasi COVID-19 untuk pertama kalinya mengatakan, penerima Vaksin tahap pertama diluar tenaga kesehatan yang dilaksanakan di Aula RSUD Natuna, Ranai, Bunguran Timur, Kamis.
“Dari jumlah 2.200 vial Vaksin yang diterima,1076 adalah untuk tenaga medis, namun kali ini untuk tenaga kesehatan belum bisa diberikan vaksin karena terkendala logistik,” kata Hikmat.
Ia juga menyampaikan logistik diperkirakan akan tiba di Natuna dalam waktu dekat, namun untuk wilayah pulau terluar masih menunggu distribusi lanjutan dari tingkat kabupaten ke kecamatan.
“Untuk tenaga kesehatan belum bisa kita vaksinasi hari ini karena logistik belum sampai, sementara untuk tingkat kecamatan masih menunggu logistik datang pada hari Senin sampai paling lambat, dan hari Selasa bisa kita laksanakan, namun prioritas di Pulau Bunguran,” jelasnya.
Ia juga memastikan pendistribusian vaksin akan dilakukan pengawalan ketat oleh TNI dan Polri hingga ketingkat Puskesmas.
Sebelumnya, dikabarkan logistik yang dimaksud masih berada di pelabuhan batu 6 Tanjungpinang menunggu untuk dikirim ke Natuna menggunakan jalur laut.
“Logistik vaksinnya yang melalui jalur laut sudah dimasukkan ke Kapal Sumber Jaya oleh Dinkes Provinsi, namun kemarin ternyata kapal tersebut masih sandar di Pelabuhan Sri Payung, Batu 6 Tanjungpinang,” ungkap Hikmat saat rapat persiapan penjemputan logistik pada Selasa (26/1).
Ia berharap distribusi logistik tepat waktu tiba di Natuna pada Senin mendatang agar pelaksanaan vaksinasi tahap pertama segera dilakukan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, usai melakukan vaksinasi COVID-19 untuk pertama kalinya mengatakan, penerima Vaksin tahap pertama diluar tenaga kesehatan yang dilaksanakan di Aula RSUD Natuna, Ranai, Bunguran Timur, Kamis.
“Dari jumlah 2.200 vial Vaksin yang diterima,1076 adalah untuk tenaga medis, namun kali ini untuk tenaga kesehatan belum bisa diberikan vaksin karena terkendala logistik,” kata Hikmat.
Ia juga menyampaikan logistik diperkirakan akan tiba di Natuna dalam waktu dekat, namun untuk wilayah pulau terluar masih menunggu distribusi lanjutan dari tingkat kabupaten ke kecamatan.
“Untuk tenaga kesehatan belum bisa kita vaksinasi hari ini karena logistik belum sampai, sementara untuk tingkat kecamatan masih menunggu logistik datang pada hari Senin sampai paling lambat, dan hari Selasa bisa kita laksanakan, namun prioritas di Pulau Bunguran,” jelasnya.
Ia juga memastikan pendistribusian vaksin akan dilakukan pengawalan ketat oleh TNI dan Polri hingga ketingkat Puskesmas.
Sebelumnya, dikabarkan logistik yang dimaksud masih berada di pelabuhan batu 6 Tanjungpinang menunggu untuk dikirim ke Natuna menggunakan jalur laut.
“Logistik vaksinnya yang melalui jalur laut sudah dimasukkan ke Kapal Sumber Jaya oleh Dinkes Provinsi, namun kemarin ternyata kapal tersebut masih sandar di Pelabuhan Sri Payung, Batu 6 Tanjungpinang,” ungkap Hikmat saat rapat persiapan penjemputan logistik pada Selasa (26/1).
Ia berharap distribusi logistik tepat waktu tiba di Natuna pada Senin mendatang agar pelaksanaan vaksinasi tahap pertama segera dilakukan.
Pewarta : Cherman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Natuna mulai suntikkan vaksin polio dan meningitis ke jamaah calon haji
19 April 2025 13:39 WIB
Pemkab Natuna: Calon haji wajib vaksin polio dan meningitis sebelum ke Tanah Suci
11 April 2025 14:19 WIB
Perhimpunan dokter hewan siap bantu Pemda Kepri vaksinasi untuk cegah PMK
24 January 2025 15:49 WIB, 2025