Polisi selidiki kasus pembobolan kantor BUMD Tanjungpinang
Selasa, 2 Februari 2021 22:40 WIB
Perwira Unit (Panit) II Polsek Bukit Bestari IPDA Gayuh. (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepolisian gerak cepat selidiki pembobolan kantor BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama di Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
Perwira Unit (Panit) II Polsek Bukit Bestari IPDA Gayuh mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Tanjungpinang.
"Sedang diselidiki lebih lanjut," kata Gayuh ditemui di lokasi kejadian, Selasa.
Gayuh menyebut kronologis kejadian berawal ketika seorang karyawan pertama datang ke kantor BUMD sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (2/2).
Kemudian si karyawan tersebut melihat pintu masuk ruangan keuangan kantor BUMD rusak diduga akibat dicongkel pencuri.
"Dari penyelidikan sementara, dua unit laptop hilang. Pelaku juga mengacak-acak berkas milik perusahaan," ungkap Gayuh.
Sementara itu, Direktur Utama BUMD Tanjungpinang Fahmi belum mengetahui nilai kerugian yang dialami pihaknya akibat kejadian tersebut.
Dia menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini ke aparat kepolisian.
Diakuinya selama ini kantor BUMD Tanjungpinang memang tidak memiliki penjagaan satpam maupun kamera CCTv karena dianggap sudah aman.
"Dengan adanya kejadian ini, kami akan evaluasi sistem keamanan kantor BUMD Tanjungpinang," demikian Fahmi.
Perwira Unit (Panit) II Polsek Bukit Bestari IPDA Gayuh mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Tanjungpinang.
"Sedang diselidiki lebih lanjut," kata Gayuh ditemui di lokasi kejadian, Selasa.
Gayuh menyebut kronologis kejadian berawal ketika seorang karyawan pertama datang ke kantor BUMD sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (2/2).
Kemudian si karyawan tersebut melihat pintu masuk ruangan keuangan kantor BUMD rusak diduga akibat dicongkel pencuri.
"Dari penyelidikan sementara, dua unit laptop hilang. Pelaku juga mengacak-acak berkas milik perusahaan," ungkap Gayuh.
Sementara itu, Direktur Utama BUMD Tanjungpinang Fahmi belum mengetahui nilai kerugian yang dialami pihaknya akibat kejadian tersebut.
Dia menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini ke aparat kepolisian.
Diakuinya selama ini kantor BUMD Tanjungpinang memang tidak memiliki penjagaan satpam maupun kamera CCTv karena dianggap sudah aman.
"Dengan adanya kejadian ini, kami akan evaluasi sistem keamanan kantor BUMD Tanjungpinang," demikian Fahmi.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB
Maskapai Garuda dikabarkan berhenti beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang
24 January 2026 5:01 WIB
Basarnas dan Kedubes Inggris perkuat kerja sama penanganan darurat WNA di Pulau Bintan
20 January 2026 19:13 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
27 January 2026 16:25 WIB