Logo Header Antaranews Kepri

Bank Riau Kepri komitmen kembalikan uang nasabah korban pembobolan

Kamis, 30 Juni 2022 05:57 WIB
Image Print
Dirut BRK Andi Buchari (tengah). (ANTARA/Riski Maruto)

Pekanbaru (ANTARA) - Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari berjanji akan mengembalikan uang nasabahnya yang menjadi korban pembobolan pelaku sesuai dengan kerugian dialami yang jumlahnya mencapai Rp5 miliar.

Ia menyatakan tidak pernah berkompromi dengan pegawai yang terbukti melakukan tindakan kecurangan merugikan bank yang berujung ke tindakan pidana.

"Bank Riau Kepri sudah memiliki sistem internal kontrol dan investigasi fraud yang dapat mendeteksi dengan baik kasus kecurangan pegawai," ucap Andi di Pekanbaru, Rabu.

Terkait kejahatan yang dilakukan seorang oknum pegawai berinisial RP, Andi menegaskan sudah melakukan upaya penegakan hukum dengan melaporkan kepada polisi.

Laporan kepada polisi diakukan sebagai peringatan kepada seluruh pegawai bank, bahwa BRK tidak main-main dalam menindak tegas pelaku yang melakukan kecurangan.

"Penindakan pelaporan segera dilakukan, penahanan pelaku terhadap kasus kecurangan ini juga memberikan dampak positif dalam rangka konversi BRK menjadi Syariah. Sehingga ke depan diharapkan dapat mencegah pegawai untuk melakukan fraud," kata dia.

Kabag Komunikasi Perusahaan Bank Riau Kepri, Dwi Harsadi Putra menambahkan hingga saat ini tidak ada dana nasabah yang melapor karena dirugikan perbuatan tersangka.

"Tidak ada nasabah yang dirugikan dalam kasus ini, karena sudah kita ganti. Kita menjamin keamanan dana nasabah. Kita juga terus melakukan pengawasan ketat terhadap urusan transaksi di BRK. Sejauh ini belum ada yang terlibat lebih dari satu," kata Dwi.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026