Logo Header Antaranews Kepri

Harga Bayam di Batam Turun

Kamis, 12 Agustus 2010 13:04 WIB
Image Print

Batam, (ANTARA News) - Harga bayam di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang beberapa hari lalu menyentuh Rp14 ribu per kilogram, Kamis atau pada hari kedua Ramadhan turun menjadi Rp10 ribu per kilogram.

"Suplai bayam yang lancar menjadi faktor penyebab turunnya harga bayam," kata Budi (32), pedagang sayur di pasar Toss 3000, Lubuk Baja Batam.

Dia menyebut bayam yang dipasarkan di Batam rata-rata didatangkan dari Sumatra seperti Medan Sumatra Utara dan Bukittinggi sumatra Barat.

Di pasar itu harga kangkung masih Rp6 ribu per kilogram, sedang cabai merah menjadi Rp37 ribu ataun turun dari harga Rp42 ribu/kg pada minggu lalu.

Sedangkan untuk cabai rawit dan cabai hijau berada di harga Rp24 ribu dan Rp25 ribu per kilogram.

Komoditas sayuran lain seperti bawang merah terdapat dua jenis yakni lokal dan impor dari Myanmar.

Bawang merah produk lokal,harganya cukup stabil di kisaran Rp15 ribu per kilogram, sedangkan untuk produk impor dari Myanmar harga per kilogram hanya Rp6 ribu.

"Kualitas bawang merah lokal lebih baik daripada yang impor," kata Budi.

Bawang putih di pasar Toss 3000 Batam harganya juga cukup stabil di kisaran Rp27 ribu per kilogram.

Sementara itu di pasar Cahaya Garden Bengkong harga komoditas sayuran tidak jauh berbeda dengan Pasar Toss 3000 Lubuk Baja.

Harga bayam di pasar ini juga turun di harga yang sama yakni Rp10 ribu/kg.

Akuang (28) pedagang sayur di pasar tersebut mengatakan seiring dengan turunnya harga bayam, seluruh bayam dagangannya langsung ludes dalam tempo 3 jam.

"Hari ini saya kebagian 25 kilogram bayam dari pengepul," kata Akuang.

Cabai merah di pasar itu Rp37 ribu per kilogram, sedangkan harga cabai rawit dan cabai hijau sama seperti di pasar Toss 3000 yakni Rp24 ribu dan Rp25 ribu per kilogram.

Desi (26), warga Bengkong Kolam yang berbelanja di pasar tersebut mengaku senang terhadap penurunan harga bayam dan normalnya harga komoditas sayuran lain.

Namun dia tidak yakin tren penurunan dan stabilitas harga ini akan terus berlangsung hingga jelang Lebaran nanti.

"Semoga pemerintah bisa membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok," katanya.
(SW/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026