Logo Header Antaranews Kepri

R20 serahkan bantuan Rp300 juta kepada 6 rumah ibadah di Bali

Selasa, 1 November 2022 20:46 WIB
Image Print
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf (kiri) bersama Sekretaris Jenderal Rabithah 'Alam Islami (Liga Muslim Dunia) Syaikh Muhammad bin Abdul Karim Al Issa (kanan) berbincang saat konferensi pers menjelang pertemuan G20 Religion Forum (R20) di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (1/11/2022). Forum R20 akan diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 2-3 November 2022 dan dihadiri oleh para pemimpin agama dari berbagai negara. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.

Badung (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sebagai penyelenggara dan penggagas G20 Religion Forum (R20) menyerahkan bantuan dengan total Rp300 juta kepada enam rumah ibadah di Bali Selasa. Penyerahan bantuan itu merupakan bagian dari rangkaian acara R20 di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 2–3 November 2022.

Enam tempat ibadah yang menerima bantuan, yaitu Pura Jaganatha Puja Mandala, Mushala An-Nahdlah, Gereja Protestan Prebiteri Indonesia Jemaat Knowon, Mushala Al-Hidayah Kampung Lebah, Pura Agung Jaganatha Denpasar, dan Masjid Nurul Huda. Masing-masing tempat ibadah menerima bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta.

Bantuan iuntuk rumah ibadah di Bali tu diserahkan oleh Yenny Wahid, mewakili Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf.

Yenny menyampaikan PBNU berinisiatif menggelar G20 Religion Forum (R20) karena meyakini kelompok agama dapat ikut menyumbangkan pikiran untuk solusi berbagai problem dunia, termasuk di antaranya konflik berbasis agama.

Karenanya, bantuan tunai yang diserahkan kepada tempat ibadah lintas agama di Bali merupakan upaya R20 menunjukkan hubungan yang harmonis antarkelompok agama, kata Yenny melanjutkan.

Yenny juga menilai konflik berbasis agama kerap terjadi karena perilaku ekstrim para pemeluknya sehingga mereka kerap mengklaim satu pihak sebagai kelompok paling benar sementara yang lain salah.

"Padahal, agamanya sendiri tidak ada masalah, karena semua agama mengajarkan kebaikan," kata Yenny sebagaimana siaran tertulis PBNU.

Karenanya, R20 berupaya menunjukkan pada dunia bahwa agama merupakan sumber dari solusi, bukan sumber perpecahan.

"Kami sejak awal sudah di doktrin bahwa Islam rahmatan lil’ alamin, rahmat untuk alam semesta. Jadi, kami yang Islam tidak boleh hidup untuk dirinya sendiri, tetapi harus mampu menjadi pengayom untuk seluruh mahkluk Tuhan," kata Yenny.

G20 Religion Forum atau R20 merupakan pertemuan para pemuka lintas agama dari berbagai organisasi di tingkat nasional, kawasan, dan dunia.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: R20 serahkan bantuan Rp300 juta untuk enam rumah ibadah di Bali



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026