
Sani-Soerya Resmi Jabat Gubernur/Wagub Kepri

Tanjungpinang (ANTARA News) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi atas nama Presiden Republik Indonesia melantik HM Sani dan Soerya Respationo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau 2010-2015
Pelantikan berlangsung di pelataran Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis, di bawah tenda besar yang menampung ribuan tamu yang merupakan pejabat dalam dan luar negeri, serta ribuan warga Kepulauan Riau.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam amanat yang dibacakan Menteri Dalam mengharapkan, gubernur/wakil gubernur yang telah dilantik menjalankan amanah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.
"Saudara adalah pembawa amanah, jalankanlah amanah tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat," kata Mendagri.
Gamawan dalam sambutannya juga mengharapkan tim sukses yang mengusung Sani-Soerya untuk berhenti sampai di "pelaminan" atau pada saat pelantikan karena Sani-Soerya sudah menjadi milik masyarakat Kepulauan Riau (Kepri).
"Tim sukses cukup sampai di 'pelaminan' ini, karena mereka sudah menjadi milik masyarakat Kepri," kata Gamawan.
Sambil bergurau, Mendagri mengharapkan tim sukses berhenti mengajukan proposal atau permintaan bantuan kepada calon yang diusung, karena akan menghalangi kepentingan pembangunan untuk masyarakat luas.
"Jika tidak berhenti sampai di sini bisa menghalangi proses pembangunan dan menjadikan ketidakadilan," ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh partai politik pendukung Sani-Soerya, seperti Puan Maharani dari PDIP, Wiranto dari Hanura dan juga tokoh dari PKNU dan PIB.
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie yang bukan pendukung Sani-Soerya dalam pemilihan 26 Mei 2010 juga menghadiri pelantikan tersebut.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, serta Menteri Besar Melaka Datok Mohammad Ali Rustam juga hadir dalam acara yang berlangsung cukup sederhana tersebut.
Sani-Soerya dilantik sebagai Gubernur/Wakil Gubernur Kepri usai memenangkan pemilihan pada 26 Mei 2010 dengan total perolehan suara sebesar 231.951 suara atau memperoleh 37,30 persen suara, mengalahkan pasangan Nyat Kadir-Zulbahri dan pasangan Aida Ismeth-Eddy Wijaya. (HM/A041/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
