Logo Header Antaranews Kepri

Pemerintah Akan Bangun 8 Juta Unit Rumah

Jumat, 8 Oktober 2010 16:02 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Pemerintah akan membangun sebanyak 8 juta unit rumah di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi peningkatan wilayah kumuh yang terus berkembang.

"Pembangunan 8 juta unit rumah itu untuk mengantisipasi wilayah kumuh di Indonesia yang bertambah dari 54 ribu hektare pada 2005 menjadi 57 ribu hektare," kata Menteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa, di Batam, Jumat.

Menurut data Kemenpera tahun 2009 setidaknya dibutuhkan 7,4 juta unit rumah dengan pertumbuhan kebutuhan rumah sekitar 110 ribu unit per bulan untuk meminimalisasi pertumbuhan wilayah kumuh di Indonesia.

Dia mengatakan, menurut sensus penduduk 2010 tercatat sebanyak 58 juta keluarga yang menempati rumah namun tidak semuanya menempati rumah yang layak.

Kalangan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang akan menjadi perhatian pemerintah untuk dibantu.

"Bantuan yang diberikan dalam konteks kepemilikan rumah maupun merehabilitasi rumah mereka yang tidak layak," kata dia.

Suharso mengatakan, mengutip data Badan Pusat Statistik tahun 2010 penghasilan untuk kalangan tingkat menengah sebesar Rp4,5 juta per bulan.

Pemerintah terus mengupayakan subsidi pembiayaan untuk pengadaan rumah bagi kalangan menengah ke bawah dengan cara mengajak Jamsostek dan Bank Tabungan Negara untuk membantu penyediaan uang muka rendah kepemilikan perumahan.

Suharso mengatakan PT Bank Tabungan Negara Tbk sejak 1 Oktober lalu telah siap menyediakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) murah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk membantu masyarakat berpendapatan rendah dan menengah untuk memiliki hunian. (ANT-142/A041/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026