KPU Karimun Rencanakan "Door Prize" di TPS

id komisi pemilihan umum, kpu, kabupaten karimun, tanjung balai karimun, door prize, animo, masyarakat

Karimun (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum pusat menyambut baik rencana KPU Karimun, Kepulauan Riau menggelar undian berhadiah atau ''door prize'' di tempat pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah 5 Januari 2011.
        
"Rencana ini sudah disampaikan kepada KPU Pusat. Kami diminta mengirim surat resmi terkait rencana "door prize" itu,"kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun Zulfikri, di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
        
Zulfikri mengatakan, undian hadiah dimaksudkan menarik minat pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2011-2016.
        
"Door prize' bukan bertujuan mengarahkan pemilih untuk mencoblos pasangan tertentu, tapi untuk mencegah tingginya angka golput,"katanya.
        
"Undian akan dilaksanakan petugas di TPS dengan memanfaatkan kartu pemilih sebagai nomor peserta. Bagi pemilih yang beruntung akan mendapatkan hadiah hiburan.
        
"Hadiah diperoleh dari anggaran sosialisasi pilkada,"ucapnya.
        
Dia menuturkan, wacana "door prize" mengemuka dalam menyikapi partisipasi politik yang rendah di kalangan warga masyarakat.
        
Sepinya animo warga dikhawatirkan memicu tingginya angka golput. Pemilih diprediksi bersikap apatis karena meyakini pasangan pejabat kini, Nurdin Basirun-Aunur Rafiq menjadi pemenang.
        
Kekhawatiran tersebut juga didasarkan pada tingginya angka golput dalam Pemilihan Gubernur Kepri, Mei lalu yang mencapai 40 persen lebih.
        
"Pilkada sukses bukan hanya dari sisi penyelenggaraan, tapi juga dari partisipasi pemilih. Karena itu, kami akan mengupayakan berbagai cara yang dibenarkan dalam peraturan,"katanya.
         
"Door prize" tidak akan dilaksanakan jika tidak disetujui KPU pusat atau bertentangan dengan peraturan.
        
"Pelaksanaannya juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Kami tegaskan, "door prize" bukan untuk menggiring pemilih pada pasangan tertentu,"katanya.
        
Pilkada Karimun diikuti dua pasang calon, yaitu pasangan pejabat kini Nurdin-Rafiq dan Syamsuardi-Syuryaminsyah.
        
Sejumlah kalangan menilai pasangan Syamsuardi-Syuryaminsyah hanya sebagai pendamping untuk memuluskan langkah Nurdin-Rafiq untuk terpilih kembali sebagai bupati dan wakil bupati.(ANT-028/A013/Btm2)

   

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE