Dua rumah rusak berat di Kabupaten Anambas akibat cuaca ekstrem

id Natuna, kepri, anambas, bpbd, angin puting beliung,Kepulauan Riau, kepulauan Anambas, rumah rusak di Anambas

Dua rumah rusak berat di Kabupaten Anambas akibat cuaca ekstrem

Kondisi salah satu rumah korban angin puting beliung di Piabung, Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Jumat (3/3/2023). (ANTARA/HO-BPBD Anambas)

Natuna (ANTARA) - Dua rumah milik warga di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) rusak parah akibat puting beliung dan angin kencang yang terjadi pada Jumat (3/3).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas melaporkan satu rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Piabung Kecamatan Palmatak dan satu rumah rusak parah akibat angin kencang di Desa Air Putuh.

"Kami dapat informasi di Desa Air Putih juga ada rumah rusak terkena angin kencang, cuma tim kami belum bisa ke lokasi dikarenakan lokasinya berbeda pulau," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohan Bahtera Adam dihubungi dari Natuna, Jumat.

Baca juga:
BNPB beri bantuan "speed rescue boat" pada Pemkab Anambas

Pulau Penyali menjadi destinasi wisata baru di Anambas

Ia juga mengatakan akibat puting beliung, atap rumah rusak parah, dan tidak ditemukan adanya korban jiwa, namun ada satu korban terpaksa harus mengungsi atas nama Roni Husriyadi.

Data sementara, menurutnya, saat ini dibutuhkan logistik bantuan bencana sebanyak satu paket dengan rincian, seng biru 14 kodi, spandek 2 kodi, kayu kuweng 1,5 ton, kayu balau 1 ton dan GRC 6 mili 5 Keping untuk kebutuhan perbaikan.

Selanjutnya, BPBD setempat telah melakukan koordinasi dengan korban terdampak untuk melakukan kaji cepat dan melakukan tindakan yang di perlukan sesuai standar operasional (SOP) kebencanaan.

Baca juga:
Pemrov Kepri ajak kaum ibu buka usaha di rumah manfaatkan internet

Pemkab Natuna petakan 200 hektare lahan untuk lumbung jagung

"Melakukan analisa di tempat kejadian dan membantu mengevakuasi atau cleaning area"," kata Yohan.

Ia juga mengatakan, tanggap bencana juga melibatkan Koramil 07 Palmatak, Polsek Palmatak, TRC BPBD Palmatak, Tagana serta perangkat Desa Piabung.

"Kalau untuk satu rumah lagi yang di Desa Air Putih masih dalam proses pengumpulan data karena berbeda pulau," ujarnya.*

Baca juga:
Pertamina Kepri ajak warga beralih ke elpiji nonsubsidi

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE