Logo Header Antaranews Kepri

Pemprov Kepri ajak masyarakat beli beras medium

Jumat, 22 September 2023 09:05 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri, Aries Fhariandi. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Aries Fhariandi, mengajak masyarakat membeli beras medium di tengah kenaikan harga beras premium di pasaran.

Menurutnya beras medium atau disebut beras stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) yang dijual Perum Bulog itu lebih terjangkau dari segi harga dan kualitas rasa tak kalah bagus dengan beras premium.

"Dalam menghadapi kenaikan harga beras premium, masyarakat diberikan pilihan beras medium dengan harga lebih terjangkau. Kenapa terjangkau, karena disubsidi pemerintah dan stoknya banyak," katanya di Tanjungpinang, Kamis.

Ia menyebut saat ini harga beras premium di pasaran naik sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000 per kilogram.

Baca juga:
Menteri PMK harap budaya Melayu Kepri jadi ekstrakurikuler wajib di sekolah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan tetap jabat Kepala Diskominfo Kepri

Kenaikan itu tidak dapat dihindari akibat faktor El Nino dan cuaca ekstrem sehingga memicu gagal panen padi di daerah-daerah sentra produksi beras.

"Selain itu, secara global juga mengalami gangguan akibat sejumlah negara mulai stop ekspor beras, seperti India, Thailand dan Vietnam," ujar Aries.

Lanjut Aries memaparkan pemerintah telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi kenaikan harga beras yang terjadi saat ini. Antara lain, memastikan pasokan beras di gudang Bulog hingga distributor masih cukup.

"Dari hasil pengecekan Disperindag Kepri bersama Satgas Pangan, stok beras di Kepri aman untuk beberapa bulan ke depan," ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, pemerintah pusat melalui Bulog telah menyalurkan bantuan beras SPHP kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sesuai mekanisme yang berlaku.

Masing-masing KPM menerima 10 kilogram selama tiga bulan berturut-turut, yaitu September, Oktober, dan November 2023.

"Penyaluran bantuan beras ini bertujuan menjaga stabilitas harga beras," ujar Aries.

Baca juga:
Bocah 2 tahun terseret arus di Batam

Menko PMK Muhadjir Effendy buka pekan kebudayaan daerah Kepri di Tanjungpinang

Selanjutnya, Disperindag Kepri turut melaksanakan operasi pasar murah bekerja sama dengan Bulog, BUMD dan sejumlah distributor sembako di beberapa kabupaten/kota. Dalam waktu dekat akan digelar di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Pasar murah itu akan menjual aneka kebutuhan sembako kepada warga dengan harga lebih murah di banding harga pasaran.

"Ini salah satu strategi kami menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi," demikian Aries Fhariandi.

Baca juga:
BNN tangkap kurir sabu jaringan internasional di Batam

Bulog: Pasokan gula di Batam cukup hingga akhir tahun

BP Batam tambah lahan relokasi baru untuk warga Rempang

Bulog Batam menyalurkan 200 ton beras cadangan pangan pemerintah



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026