KPU Batam buka 2 panel rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024

id Kepri,batam ,rapat pleno ,KPU,pemilu,perolehan suara,ketua kpu

KPU Batam buka 2 panel rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024

KPU Kota Batam melakukan rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Kepulauan Riau membuka 2 panel rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024.

Ketua KPU Kota Batam Mawardi di Batam, Selasa mengatakan hal tersebut guna mempercepat penyelesaian rapat pleno yang ditargetkan selesai pada malam hari ini.

Ia menyampaikan hingga saat ini menyisakan 4 kecamatan yang belum dilakukan rapat pleno, yaitu Batuaji, Sekupang, Batam Kota dan Sagulung.

"Rapat pleno kita ini hari keempat dan memang ini sudah masuk hari perpanjangan, artinya memang kita jadwalkan hanya selesai di tiga hari," ujar Mawardi.

Ia menambahkan kecamatan-kecamatan tersebut memiliki jumlah tps yang cukup banyak serta dinamikanya juga cukup tinggi dalam pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

"Karena dinamikanya cukup tinggi maka kami mengajukan permohonan kepada KPU RI untuk ditambah waktu pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kota melalui provinsi tentunya," kata dia.

Kata Mawardi, pada tanggal 6 Maret, pihaknya harus sudah umumkan dan sampaikan ke kpu provinsi sebagai bahan dasar untuk proses rekapitulasi di tingkat provinsi.

"Kalau melihat dari proses dan waktu yang kita laksanakan karena apa ini dinamikanya cukup tinggi sehingga kami harus mengambil langkah antisipatif dengan membuka dua panel prosesnya dan kita akan mulai hari ini," kata dia.

Mawardi menyampaikan sesuai dengan PKPU Nomor 219 tentang rekapitulasi hasil perolehan suara untuk Pemilu 2024 tingkat kota Batam mulai proses rekapitulasi dari 2 Maret 2024 hingga 5 Maret 2024.

"Terakhir tanggal 6 kita sampaikan pengumuman dan dan sampaikan hasilnya ke Provinsi Kepri," kata dia.

Sementara untuk pengamanan selama rapat pleno berlangsung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Barelang melalui Kabag Ops yang dilakukan pengamanan 24 jam.

"Termasuk kebutuhan logistik yang kita butuhkan selama pleno tingkat kota," demikian Mawardi.

Baca juga:
STAN sosialisasikan penerimaan mahasiswa baru di Natuna

Dinkes Kepri ajak masyarakat untuk kenali faktor risiko penyebab obesitas

Bea Cukai Batam ungkap penyelundupan minuman beralkohol ilegal asal Singapura

 

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE