
Pemkot Batam Salurkan Raskin ke-13

Batam (ANTARA News) - Pemerintah Kota Batam bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik menyalurkan beras miskin ke-13 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Idul Fitri 1432 H.
Kepala Bulog Batam Marjoni Busjal, Selasa mengatakan penyaluran raskin ke-13 dipercepat untuk membantu masyarakat menghadapi hari raya.
Raskin ke-13 sebanyak 543 ton akan dibagikan kepada 36.207 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di penjuru kota.
"Pemerintah Kota Batam minta alokasi raskin September sebanyak itu sudah harus disalurkan sebelum Lebaran," kata Marjoni.
Seharusnya, raskin dibagikan kembali pada September, sesuai jadwal, karena jatah Agustus sudah dibagikan. Namun berdasarkan kesepakatan dengan Pemkot Batam, maka raskin September dibagikan Agustus.
Menurut Joni, kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran relatif meningkat sehingga perlu dibantu dengan menyalurkan raskin.
Selain untuk meringankan beban keluarga miskin jelang Lebaran, ia mengatakan percepatan pembagian raskin agar pembagiannya cepat dan tepat sasaran.
"Kami mengantisipasi penimbunan dan penyelewengan agar tidak terjadi seperti dahulu," kata dia.
Sementara itu, sejak Januari hingga Agustus 2011, Bulog Batam telah menyalurkan 3.600 ton atau sekitar 85 persen raskin.
"Di Agustus ini juga kuota September kita salurkan, tergantung kesepakatan Pemkot dan Bulog serta penerima di kelurahan," ujar Joni.
Raskin, kata dia, akan dijual Rp6.750 per kilogram di pulau utama dan Rp6.950 per kilogram di pesisir. "Sesuai dengan surat edaran Pemkot tentang harga eceran tertinggi," kata Joni.
Harga raskin di pulau-pulau pesisir Kota Batam dijual lebih mahal karena membutuhkan biaya transportasi yang lebih tinggi.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, ia mengatakan Bulog juga beras khusus untuk operasi pasar.
Sekitar 15 ton beras operasi pasar akan dijual selama 10 hari menjelang Lebaran, kata dia.
Mengenai pasokan beras di Batam menjelang Lebaran, ia mengatakan cukup.
"Stok beras cukup aman, karena dikendalikan secara nasional sebesar 2.250 ton," kata dia.
Ia mengatakan prediksi pasokan beras yang tersedia di Bulog cukup untuk empat bulan.
(ANT-YJN/N005/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
