Logo Header Antaranews Kepri

PPP Prediksi Terjadi Persaingan Ketat Pilkada Tanjungpinang

Kamis, 8 Desember 2011 16:12 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Kepulauan Riau memprediksi bakal terjadi persaingan ketat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tanjungpinang, karena figur calon dan ketokohan yang berimbang.

"Kita siap bertarung terhadap sejumlah calon yang diusung partai-partai," kata Ketua DPW PPP Kepri, Sarafuddin Aluan, di Tanjungpinang, Kamis.

PPP bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru-baru ini mendeklarasikan Maya Suryanti sebagai bakal calon Wali Kota Tanjungpinang. Maya adalah merupakan putri sulung dari Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan.

"Meski persaingan pada Pilkada Tanjungpinang 2012 sangat ketat, kami optimistis menang dengan perolehan suara minimal 30 persen," katanya.

Menurut dia, pengaruh Suryatati untuk memenangkan putrinya pada Pilkada Tanjungpinang 2012 sangat kuat. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan koalisi PPP dan PKS Tanjungpinang mengusung Maya.

"Kepercayaan masyarakat dan popularitas Suryatati merupakan salah satu modal politik untuk memenangkan pilkada," ungkapnya.

Ia mengatakan, Maya adalah figur muda yang baru beberapa bulan ini muncul di tengah masyarakat. Tetapi Maya dinilai relatif bersih, memiliki semangat yang tinggi dan dekat dengan masyarakat.

"Saya yakin masyarakat yang mengenal Maya dengan akrab akan mendukungnya. Saya berharap Maya rajin bersosialisasi kepada masyarakat," ujarnya.

Tim pemenangan yang dibentuk PKS dan PPP juga harus bergerak cepat, dengan menyosialisasikan program, visi dan misi Maya jika terpilih menjadi wali kota.

Figur yang diperkirakan mencalonkan diri pada Pilkada Tanjungpinang tahun 2012 adalah Wakil Ketua DPRD Kepri Lisdarmansyah, Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua, mantan Ketua DPRD Tanjungpinang Bobby Jayanto, Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Husnizar Hood dan Ketua DPD Partai Amanat Nasional Tanjungpinang Irsyadul Fauzi.

(KR-NP/M019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026