Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Ajak Pemuda Jauhi Narkoba

Kamis, 12 April 2012 20:50 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mengajak pemuda untuk menjauhi narkotika melalui Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di beberapa sekolah.

"Pelajar perlu diberikan pendampingan dan bimbingan serta pengetahuan mengenai bahaya narkoba," kata Wakil Wali Kota Batam Rudi di Batam, Kamis.

Menurut Rudi, remaja adalah usai yang sensitif dan penuh gejolak, temperamental, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan mencoba-coba sesuatu yang terlarang.

Semuanya itu, kata dia, dilakukan untuk menonjolkan identitas diri.

"Sehingga sifat-sifat atau indikasi perilaku siswa tersebut sangat rentan terhadap kemungkinan mengkonsumsi atau menyalahgunakan narkotika," kata dia.

Ia mengatakan berdasarkan penelitian BNN pada 2011, 2,2 persen populasi penduduk Indonesia atau sekitar 4 juta masyarakat Indonesia terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Dari jumlah tersebut, lebih banyak melibatkan generasi muda pada usia produktif yang merupakan generasi penerus cita-cita bangsa," kata dia.

Sedangkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar mencapai 4,7 persen dari jumlah pelajar dan mahasiswa di Indonesia atau sekitar 900.000 orang," kata Wakil Wali Kota.

Kepada pelajar, ia meminta anak-anak harus berani memberikan pengertian kepada teman atau saudaranya agar berani menolak ajakan teman atau pengaruh dari orang dewasa, bila diajak atau disuruh mengkonsumsi narkotika.

"Anak-anak sebagai generasi penerus, karena itu kalian harus jaga diri, jaga kesehatan, jaga pergaulan serta menjaga marwah diri," kata dia.

Penyuluhan anti narkotika digelar di beberapa sekolah, di antaranya SMP 16 Batam, MAN I Batu Aji, SMPN 12 Legenda Malaka, SMPN 9 Sagulung dan SMPN 28 Sekupang.

Kepala Badan Kesbang, Politik dan Linmas Kota Batam Kota Batam, Heriman Aka mengatakan penyuluhan anti narkoba merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Badan Kesbangpolinmas Kota Batam untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan narkoba yang semakin serius.

"Selain itu juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mengkonsumsi, menyalahgunakan dan mengedarkan narkoba akan berdampak buruk tidak saja selaku pribadi penggunanya, tp juga bagi keluarga dan lingkungan," kata dia.

Penyuluhan itu penting, kata dia, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pelajar tentang jenis, cara dan efek serta dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

"Penyuluhan ini juga ditujukan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab yang lebih besar kepada para pelajar yang memiliki peran dan sekaligus menghindari segala macam bentuk penyalahgunaan narkoba," kata Heriman.

(Y011/N005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026