Logo Header Antaranews Kepri

SPBU Karimun Segera Jual Pertamax

Rabu, 18 April 2012 21:43 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Stasiun pengisian bahan bakar umum satu-satunya di Pulau Karimun Besar Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, segera mengupayakan untuk menjual pertamax.

"Kami sedang melakukan persiapan untuk melengkapi sarana prasarana untuk penjualan pertamax di SPBU," kata Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Usmantono di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Ia mengatakan, upaya pihaknya untuk menjual pertamax merupakan respon dari anjuran pemerintah untuk penghematan BBM bersubsidi pascapenundaan kenaikan harga pada 1 April 2012.

"Suatu keharusan bagi kami untuk merespon anjuran pemerintah itu. Namun demikian, kami tentu harus berkomunikasi dulu dengan manajemen PT Ology Karimun Bumi Sukses (OKBS) selaku perusahaan yang mengelola SPBU," katanya.

Dia tidak menyebutkan target dimulainya penjualan pertamax, namun ia menyatakan sesegera mungkin setelah segala sesuatunya dipersiapkan, seperti penambahan tanki cadangan khusus untuk pertamax dan sarana pengangkut berupa kapal laut.

"Kita juga harus memperhitungkan ketersediaan kapal laut sehingga pasokan pertamax dari depo Pertamina Tanjunguban lancar," katanya.

Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pengadaan pertamax di SPBU diharapkan dapat menghemat penjualan premium bersubsidi.

"Sampai saat ini memang di Karimun belum ada pertamax. Kami berharap pihak SPBU melakukan persiapan untuk menjual pertamax dengan menyasar konsumen ekonomi menengah ke atas. Dengan demikian, premium bersubsidi sepenuhnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu," katanya.

Menurut Wakil Bupati pemasukan pertamax tentu ada mekanismenya dan dia berharap SPBU berkoordinasi dengan Pertamina dalam memasok pertamax.

"Kalau itu dibolehkan dan alat angkut pertamax mendapat subsidi maka akan lebih baik lagi," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pengendara sepeda motor mengatakan pengadaan pertamax di SPBU sudah seharusnya dilaksanakan sehingga program pemerintah untuk menghemat BBM bersubsidi benar-benar terwujud.

"Cukuplah kami yang kurang mampu ini membeli BBM bersubsidi, sedangkan pemilik mobil mewah jangan diizinkan lagi membelinya. Langkah penjualan pertamax ini lebih baik dari pada harga BBM dinaikkan," kata Arif, seorang pengendara sepeda motor. (KR-RDT/A035)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026