
13.380 Keluarga Tak Dapat Raskin

Batam (ANTARA Kepri) - Sebanyak 13.380 dari 50.230 rumah tangga miskin di Kota Batam, Kepulauan Riau tidak mendapatkan jatah beras miskin (raskin) pada 2012.
"Tahun ini yang mendapat jatah raskin hanya 37.610 rumah tangga sasaran (RTS), sementara sebanyak 13.380 RTS lainnya yang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) termasuk miskin ditolak dan tidak mendapatkan jatah tersebut," kata Wakil Wali Kota Batam, Rudi di Batam, Kamis.
Walaupun mereka benar-benar masuk kategori keluarga miskin, kata dia, terpaksa ditolak karena anggaran yang tersedia tidak mencukupi bila dibagi untuk semua RTS.
"Bagi 13.380 RTS tersebut akan kami perjuangkan agar pada 2013 nanti semua bisa mendapatkan jatah raskin seperti warga lain," kata dia.
Rudi mengatakan, Pemerintah Kota Batam akan memberikan tanda pada rumah penerima beras untuk keluarga miskin dalam upaya menghindari kesalahan penyaluran.
"Rumah warga yang menerima raskin akan diberi tanda, dipilox atau diplat agar tidak ada salah penyaluran," kata dia.
Ia mengatakan penandaan itu agar penyaluran tidak salah dan sesuai dengan kriteria rumah tangga sasaran penerima beras untuk keluarga miskin (raskin).
Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Batam Leo Putra mengatakan penandaan RTS penerima raskin dilakukan setelah ditetapkan dalam APBDP 2012.
"Karena itu butuh dana. Dananya dimasukan di APBDP dulu, kalau sudah baru RTS kami beri tanda," kata dia.
Sementara itu berdasarkan surat keputusn Gubernur Provinsi Kepri no.419/2012, jumlah penerima raskin dpada tujuh kota/kabupaten di Kepri mencapai 67.429 RTS. Batam tertinggi bila dibanding kabupaten/kota lain di Kepri.
Rincian penerima RTS di Kepri terdiri atas Kabupaten Bintan 5.319 RTS, Lingga 5.006 RTS, Karimun 8.938 RTS, Natuna 1.598 RTS, Anambas 954 RTS, Batam 37.610 RTS dan Tanjungpinang 8.004 RTS. (KR-LNO/E001)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
