
Disduk Rekam e-KTP di Pelabuhan Karimun

Karimun (ANTARA Kepri) - Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada Minggu (28/10), akan membuka layanan rekam data kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun.
Layanan e-KTP akan kami buka di pelabuhan untuk menjaring warga yang datanya belum terekam di kantor camat," kata Kepala Dinas Kependudukan (Disduk) Catatan Sipil dan KB Karimun Muhammad Hasbi di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Menurut Muhammad Hasbi, pihaknya akan menempatkan petugas dan peralatan e-KTP "mobile" di ruang tunggu keberangkatan dengan sasaran para penumpang yang datang maupun tiba dari sejumlah daerah.
"Kami memperkirakan masih banyak warga yang bepergian namun belum sempat merekam datanya di kantor camat. Pembukaan layanan e-KTP di pelabuhan merupakan salah satu upaya memaksimalkan pelayanan," katanya.
Dia mengatakan akan mempertimbangkan kemungkinan pembukaan layanan e-KTP di pelabuhan selama beberapa hari menjelang berakhirnya pelayanan e-KTP massal dan gratis pada 31 Oktober 2012.
"Kami evaluasi dulu. Kalau efektif dan banyak yang melakukan perekaman data, maka akan kami lanjutkan selama beberapa hari. Pelayanan di pelabuhan domestik diharapkan turut menjaring penumpang di pelabuhan internasional yang letaknya bersebelahan," tuturnya.
Dia mengimbau warga masyarakat yang hendak bepergian terlebih dahulu melakukan perekaman data karena program e-KTP massal dan gratis hanya tinggal empat hari.
"Imbauan ini untuk memudahkan masyarakat karena setelah itu pelayanan e-KTP akan dikenakan biaya retribusi sesuai dengan Perda Kependudukan," kata dia.
Hingga saat ini, lanjut dia, jumlah wajib KTP yang melakukan perekaman data sekitar 74 persen dari total wajib KTP sebanyak 173.203 berdasarkan data per Juli 2012.
Wajib KTP sebanyak itu berada di Kecamatan Moro sebanyak 13.346 jiwa, Kundur 27.720 jiwa, Karimun 38.660, Meral 34.895 jiwa, Tebing 18.573 jiwa, Buru 7.514 jiwa, Kundur Utara 15.208 jiwa, Kundur Barat 12.468 jiwa dan Kecamatan Durai 4.819 jiwa.
"Wajib KTP dari Kecamatan Karimun merupakan yang terbanyak belum melakukan perekaman data dibandingkan kecamatan lain," kata dia.
Disduk, kata dia, bekerja maksimal termasuk dengan membuka layanan e-KTP pada pameran pembangunan HUT Kabupaten Karimun pada 12-24 Oktober 2012.
"Pengalaman pada pameran pembangunan, antusias warga cukup tinggi. Jumlah warga yang merekam data mencapai seribu orang. Karena itu, kami akan intensifkan pelayanan 'mobile' dalam berbagai kegiatan keramaian," tuturnya.
Mengenai jumlah petugas dan peralatan rekam data, menurut Hasbi mencukupi untuk menjaring wajib KTP yang belum merekam datanya di kantor camat.
"Petugas juga meningkatkan kunjungan ke rumah-rumah dan mengoptimalkan peranan ketua RT dan RW untuk menjaring warganya yang belum melakukan perekaman data," tambah Hasbi. (ANTARA)
Editor: Evy R Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
