Natuna (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mempermudah proses penyaluran bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan memberikan pilihan perwakilan bagi penerima bantuan berhalangan hadir atau langsung diantar ke rumah, apabila tidak ada perwakilan.
Pemimpin Perum Bulog Kabupaten Natuna, Delly Bayu Putra, di Natuna, Kamis mengatakan Bulog diberi kepercayaan menyalurkan bantuan pangan sebanyak 73,3 ton beras kepada 3.665 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Natuna, yang datanya telah ditetapkan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan diberikan sebanyak 10 kilogram untuk per penerima per bulan, yang langsung mencakup alokasi dua bulan sekaligus, yaitu Juni dan Juli. Penyaluran ini telah dimulai sejak Rabu (23/7).
“Jika penerima bantuan berhalangan hadir, pengambilan bisa diwakilkan, keluarga atau tetangga. Jika keluarga cukup membawa KK dan KTP, sedangkan tetangga wajib membawa KTP penerima dan KTP dirinya. Perwakilan juga wajib tanda tangan dokumen pengambilan dan difoto sebagai bukti,” ucap dia.
Baca juga: Pemkab Natuna pastikan kualitas beras bantuan pangan layak dikonsumsi
Ia menargetkan proses penyaluran ini rampung pada akhir Juli 2025. Para penerima dapat mengambil bantuan di titik-titik distribusi yang telah ditentukan di masing-masing wilayah.
Kemudahan ini, menurut Delly, sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Saat ini bantuan tengah didistribusikan ke sejumlah pulau. Untuk informasi waktu dan lokasi penyaluran, akan diumumkan oleh pihak kecamatan dan desa yang telah bekerja sama dengan Bulog," ujar dia.
Ia menegaskan beras yang disalurkan merupakan beras berkualitas medium dan layak konsumsi, karena telah melalui pemeriksaan dari instansi terkait.
“Kami berharap proses penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan tanpa hambatan, sehingga seluruh penerima dapat segera memperoleh haknya,” katanya.
Baca juga: Polres Natuna gandeng sopir angkutan guna ciptakan keselamatan lalu lintas
Baca juga: Perum Bulog Natuna perketat proses penyaluran beras SPHP

Komentar