
Bawaslu Kepri Targetkan Panwaslu Terbentuk Awal Desember

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau menargetkan pembentukan Panitia Pengawas Pemilu di wilayah tersebut, kecuali Tanjungpinang, dapat terbentuk pada awal Desember 2012.
"Kami berharap awal Desember Panwaslu kabupaten/kota di Kepulauan Riau (Kepri) dapat terbentuk," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, Razaki Persada, di Tanjungpinang, Sabtu.
Razaki mengatakan, tim seleksi di Bintan, Batam, Karimun, Natuna, Anambas dan Lingga telah memutuskan enam nama yang lulus administrasi, kesehatan, uji publik dan ujian tertulis. Nama-nama calon anggota Panwaslu itu telah dilaporkan kepada Bawaslu Kepri.
"Calon yang memenuhi persyaratan tentunya orang-orang yang memiliki integritas dan profesional dalam melaksanakan tugasnya," ujarnya.
Selanjutnya, calon anggota Panwaslu itu mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Ujian terakhir ini akan melahirkan tiga calon anggota Panwaslu terpilih.
"Sejak dua hari lalu mereka mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Bawaslu Kepri," ungkapnya.
Ia berharap anggota Panwaslu Bintan, Batam, Karimun, Natuna, Anambas dan Lingga, yang dilantik pada awal Desember 2012 dapat ikut mengawasi proses verifikasi perbaikan persyaratan partai calon peserta Pemilu tahun 2014. Verifikasi perbaikan persyaratan partai dilaksanakan mulai 24 November hingga pertengahan Desember 2012.
"Kami berharap anggota Panwaslu kabupaten/kota dapat memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan verifikasi perbaikan partai," katanya.
Pengawasan terhadap pelaksanaan verifikasi partai selama ini dilaksanakan melalui kemitraan dengan Jaringan Pemantau Pemilu Untuk Rakyat dilakukan karena jumlah anggota lembaga pengawas pemilu yang dibiayai oleh anggaran negara terbatas. Di enam kabupaten/kota belum terbentuk Panwaslu, sementara proses verifikasi faktual partai calon peserta Pemilu 2014, berakhir 20 November 2012.
Bawaslu Kepri menggunakan jasa Jaringan Pemantau Pemilu Untuk Rakyat mulai 24 Oktober 2012 hingga berakhirnya tahapan verifikasi faktual. Aktivis Jaringan Pemantau Pemilu Untuk Rakyat hanya melakukan pengawasan di Anambas, Natuna, Bintan, Karimun, Batam dan Lingga, sedangkan Tanjungpinang sudah terbentuk Panwaslu. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
