BPBD Natuna sosialisasi penanggulangan bencana di pulau penyangga

id BPBD,Natuna,Kepri,Bencana,Pencegahan

BPBD Natuna sosialisasi penanggulangan bencana di pulau penyangga

Proses kegiatan sosialisasi kebencanaan di Sedanau, Natuna, Kepri, pada Selasa (11/11/2025). ANTARA/HO-BPBD Natuna

Natuna (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menggelar kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana bagi masyarakat di wilayah pulau penyangga.

Kepala Pelaksana BPBD Natuna, Raja Darmika, di Natuna, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi risiko bencana. Sosialisasi dilaksanakan di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat pada Selasa.

Menurut Raja, kegiatan ini diikuti 50 peserta yang terdiri atas masyarakat umum dan para pemangku kepentingan di wilayah sekitar. Melalui sosialisasi tersebut, BPBD berharap masyarakat menjadi lebih tanggap dan sadar terhadap potensi bencana di lingkungannya.

“Kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Tahun 2025 merupakan bagian dari program penanggulangan bencana yang diselenggarakan BPBD Natuna,” ucap dia.

Baca juga: Basarnas Natuna kenalkan cara kerja kapal SAR ke pelajar

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Natuna, Nurul Huda, menjelaskan peserta diberikan pemahaman mengenai manajemen bencana, mulai dari tahap pra-bencana, saat terjadi bencana, hingga pascabencana.

Pengetahuan ini dinilai penting dimiliki masyarakat agar dapat meminimalkan dampak bencana, karena lanjut dia, bencana tidak bisa dihindari.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi juga bertujuan menciptakan perlindungan kolektif terhadap ancaman bencana serta mendorong peran aktif warga dalam pencegahan.

“Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bunguran Barat, untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana. Selain itu, peserta diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan dan informasi yang diperoleh kepada masyarakat lainnya,” katanya.

Baca juga: Pemkab Natuna tangani 32 kasus kekerasan perempuan dan anak

Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE