Batam (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin menyebut personel kepolisian air dan udara (Polairud) di wilayah perairan Kepri harus lebih profesional dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam.
Amanat ini disampaikan Asep pada puncak peringatan HUT ke-79 Polairud Polri di Mapolairud Kepri, Sekupang, Kota Batam, Senin.
“Di usia 75 tahun Polairud diharapkan personelnya itu harus lebih profesional, karena tantangan bukan semakin mundur, tetapi semakin beragam, otomatis polisi khususnnya Polairud terus meningkatkan profesionalismenya,” kata Asep.
Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan tantangan tugas Polairud Polda Kepri semakin nyata karena letak geografis Kepri di wilayah perbatasan, atau berada di posisi jalur laut yang sangat strategis yakni di Selat Malaka.
“Terlebih Kepri yang berbatasan atau berada di posisi jalur laut yang sangat strategis di Selat Malaka, otomatis harus siap menghadapi tantangan ini,” ujarnya.
Asep mengibaratkan Selat Malaka seperti Jalan Sudirman, Jakarta yang menjadi jalur penting pengamanannya, sehingga tidak hanya Polri, tapi TNI dan pemangku kepentingan lainnya mengawasi kelancaran arus lalu lintas yang kerap dilalui oleh presiden, wakil presiden, para menteri, tamu negara, juga pusat pergerakan ekonomi, dan bisnis.
“Selat Malaka ibarat Jalan Sudirman di Jakarta, sedemikian pentingnya Jalan Sudirman, sedemikian VIP yang harus diamankan, karena presiden lewat situ, menteri lewat situ, tempat pusat bisnis ada di situ, maka harus betul-betul dijaga,” papar Asep.
Baca juga: Polsek Batuampar tangkap pembunuh wanita asal Lampung di Batam
Perwira tinggi Polri itu menuturkan, usia 75 tahun Polairud Polri bukanlah usia muda, tapi jadi bukti membaktikan diri untuk menjaga, mengawal wilayah perairan dan udara RI bersama-sama stakeholders yang lain.
Di wilayah perairan, kata dia, banyak instansi yang terlibat dalam menjaga pengamanan dan penanganan wilayah perairan yang ada di Indonesia.
“Untuk rekan-rekan Polairud saya berpesan jaga integritas dan profesionalisme. Karena, makin hari makin canggih pelaku-pelaku kejahatan makin profesional, jangan sampai pelaku kejahatan makin profesional, kemudian pemangku atau penjaganya malah tidak profesional,” ungkap Asep.
Tidak hanya itu, Polairud Polda Kepri juga mendapatkan atensi dari Mabes Polri dalam perlengkapan sarana dan prasarana.
Polairud memiliki peralatan penyelamatan dalam air seperti drone laut, sehingga kata Asep, personel Polairud Polda Kepri harus mampu mengoperasionalkannya.
“Makanya saya minta kepada Dirpolairud dan para perwirannya diasah terus profesionalisme anggota untuk mengawaki perlengkapan-perlengkapan, dan terampil dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di wilayah kerjanya,” kata Asep.
Baca juga: Selasa, cuaca Kepri diprakirakan berawan dan berpotensi hujan

Komentar