
Gubernur Hentikan Truk Bauksit Dompak

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani secara mendadak menghentikan lima truk pengangkut biji bauksit yang sedang melintas di Jembatan III Dompak, Tanjungpinang saat menuju kantornya di Pulau Dompak, Selasa.
"Kamu, tolong hargai saya," bentak Sani kepada sopir truk pengangkut bauksit yang seolah-olah tidak tahu kalau yang berbicara dengannya adalah Gubernur.
Truk-truk pengangkut bauksit yang dihentikan Gubernur bersama sejumlah pejebat Kepulauan Riau (Kepri) dan para ajudannya tersebut milik PT Lobindo.
Pengangkutan biji bauksit mengakibatkan jalan umum tersebut dikotori lumpur dan debu.
Sempat terjadi cekcok mulut antara pengawas dan sopir perusahaan tambang dengan para ajudan Gubernur yang menghentikan aktivitas tersebut. Namun akhirnya pihak perusahaan tesebut diam setelah mengetahui ajudan Gubernur dari pasukan Brimob.
Gubernur bahkan menunggu Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Nur Santiko dan Kapolsek Bukit Bestari, AKP Jaswir untuk menindaklanjuti aktivitas pengangkutan bauksit yang melalui jalan raya tersebut.
Meski ditunjukkan selembar surat fotokopi izin pengangkutan bauksit yang dikeluarkan Pemkot Tanjungpinang, Gubernur tetap menolak truk tersebut melintasi jembatan Dompak karena tidak ada izin dari provinsi.
"Tolong buat portal penghalang di jembatan," ujar Gubernur kepada stafnya.
Lima unit mobil truk yang dihentikan Gubernur, ditarik oleh pihak Polres Tanjungpinang untuk penyelidikan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
