Logo Header Antaranews Kepri

KSOP usul penambahan kapal rute Tanjungpinang - Dumai jelang Idul Fitri

Jumat, 27 Februari 2026 18:28 WIB
Image Print
Kapal ferry bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepri. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - KSOP Kelas II Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengusulkan penambahan kapal tujuan Tanjungpinang-Dumai (Provinsi Riau) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas II Tanjungpinang Muhammad Fikri mengatakan selama ini jurusan Tanjungpinang-Dumai hanya dilayani satu kapal dengan kapasitas sekitar 200 penumpang.

"Kami akan usulkan penambahan armada kepada perusahaan pelayaran, atau minimal kapasitas kapalnya jauh lebih besar, kalau memang harus satu kapal," kata Fikri di Tanjungpinang, Jumat.

Menurut Fikri, usulan itu menindak lanjuti keluhan warga yang tidak kebagian kursi kapal tujuan Tanjungpinang-Dumai pada momentum mudik Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan KSOP Kelas II Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan perusahaan kapal sekaligus mencari solusi supaya kejadian serupa dialami warga tidak terulang lagi.

Baca juga: Diskan sebut produksi udang vaname di Batam tinggi untuk pasar ekspor

"Menjelang peak season Idul Fitri, kita upayakan ada kapal berkapasitas lebih besar melayani rute Dumai - Tanjungpinang," ujar dia.

Sementara itu, salah seorang warga Tanjungpinang Umar menceritakan pengalamannya saat pulang mudik Idul Fitri melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Dumai.

Umar menyebut ia terpaksa berdiri selama berjam-jam atau dari Tanjungpinang ke Dumai akibat tidak mendapat jatah kursi, padahal sudah mengantongi tiket kapal. Beruntung istri dan anaknya masih dapat kursi duduk cadangan.

"Saya berdiri sampai ke Dumai. Penumpang saat itu ramai sekali, sebagian duduk di lantai kapal karena kursi penuh," ujar Umar.

Ia mengaku kecewa dengan pelayanan kapal angkutan mudik tujuan Tanjungpinang - Dumai yang melebihi kapasitas kursi penumpang. Sementara di sisi lain, Umar dan keluarga tetap ingin pulang mudik ke kampung halaman.

Oleh karena itu, Umar berharap KSOP dan pihak terkait meningkatkan kapasitas kapal yang lebih besar atau menambah armada angkutan mudik tahun 2026 untuk rute Tanjungpinang-Dumai.

"Kalau tetap dipaksakan bawa penumpang melebihi kapasitas, tentu berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran," ujar Umar.


Baca juga: Pemkab Natuna salurkan bantuan untuk para guru ngaji rumahan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026