Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna sosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap perempuan ke desa

Selasa, 17 Maret 2026 12:14 WIB
Image Print
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Kesetaraan Gender DP3AP2KB Kabupaten Natuna Astriningtyas. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan ke delapan desa, sebagai upaya menekan angka kasus kekerasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna Astriningtyas, dikonfirmasi dari Bintan, Selasa, mengatakan pada 2026 pihaknya kembali memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Ia menjelaskan dukungan anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik yang diperuntukkan bagi pelaksanaan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada perempuan kepada masyarakat.

Sosialisasi akan dilaksanakan langsung di desa-desa agar informasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan dapat dipahami dengan lebih baik oleh masyarakat. Kegiatan dijadwalkan dilaksanakan pada April 2026, menyesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Baca juga: Telkomsel berangkatkan 200 peserta mudik gratis dari Batam ke Tanjung Priok

“Kegiatan sosialisasi ini direncanakan dilaksanakan sebanyak delapan kali dan menyasar delapan desa di Natuna,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemilihan desa yang menjadi lokasi kegiatan akan mempertimbangkan beberapa faktor, di antaranya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan aparat setempat guna memastikan kegiatan sosialisasi tepat sasaran serta dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan informasi tersebut.

"Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin memahami bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan mencegahnya, berani melaporkan kasus yang terjadi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan di Kabupaten Natuna," ujar dia.


Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis di Batam libur Lebaran, buka lagi 31 Maret



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026