Logo Header Antaranews Kepri

Bapedalda Batam: Kualitas Udara di Atas Normal

Jumat, 21 Juni 2013 19:00 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo mengatakan kualitas udara setempat pada Jumat relatif sangat kotor atau jauh di atas ambang batas normal, akibat debu kabut asap kebakaran hutan di Sumatera.

"Kandungan partikel debu di Batam saat ini mencapai 526 mikrogram per meter kubik, jauh di atas ambang batas 230 mikrogram per meter kubik," katanya di Batam, Jumat.

Berdasarkan data pantauan alat milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), angin bertiup ke barat memperburuk situasi karena kabut asap dari Riau daratan akan terembus ke Batam dan Singapura.

Ia mengimbau seluruh masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah.

Jika masyarakat harus keluar rumah, katanya, diminta menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulut.

"Untuk menghindari partikel debu yang beredar," katanya.

Berdasarkan pantauan petugas BMKG Bandara Hang Nadim Batam, kabut asap di langit kota itu makin tebal.

Kepala BMKG Bandara Hang Nadim Batam Philips Mustamu mengatakan kabut asap itu berasal dari 129 titik panas di wilayah Pulau Sumatra, yang tersebar di sekitar Provinsi Riau dan Jambi.

Kabut asap, katanya, juga memperpendek jarak pandang menjadi sekitar 1 kilometer untuk wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Karimun, sedangkan tiga kilometer untuk Bintan, Ranai, dan Tarempa.

Menurut dia, kondisi itu berbahaya untuk transportasi udara, darat, dan laut. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026