Logo Header Antaranews Kepri

Menteri ESDM Bahlil alihkan impor LPG dari daerah Timur Tengah ke Amerika Serikat dan Australia

Senin, 6 April 2026 15:09 WIB
Image Print
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengalihkan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk menjaga ketahanan pasokan di dalam negeri.

“LPG sampai dengan sekarang insyaallah doain kita tetap aman. Karena yang kita ambil dari Timur Tengah itu sudah kita alihkan ke negara lain, ya. Seperti Amerika, Australia, dan beberapa negara lain,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin.

Baca juga: Kementerian PPN/Bappenas dorong pertumbuhan ekonomi Kepri tumbuh 7,4 hingga 8,0 persen

Langkah serupa juga ditempuh oleh pemerintah untuk memastikan keandalan pasokan minyak mentah. Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah (crude) dari yang semula berasal dari Timur Tengah, kini dialihkan ke Angola, Nigeria, dan negara Afrika lainnya.

“Sekarang ini stok (energi) kita masih dalam taraf stok minimum nasional. Jadi, insyaallah clear (aman),” ujar Bahlil.

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan kontrak jangka panjang impor LPG dengan sejumlah negara untuk menjaga stabilitas pasokan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Bahlil alihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026