Logo Header Antaranews Kepri

TNI dapat Tambahan Tiga Kapal

Jumat, 20 Desember 2013 19:51 WIB
Image Print
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (antaranews.com)

Batam (Antara Kepri) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Tentara Nasional Indonesia mendapat tambahan tiga kapal yaitu KRI Alamang 644, KAL Bireuen, dan KAL Kumai, produk dalam negeri yang diresmikan di Dermaga Batuampar, Batam, Jumat.

"Kapal ini akan masuk armada TNI AL. Selain untuk kebutuhan pertahanan termasuk saat perang, kapal ini bisa juga untuk operasi selain perang," kata Menteri sesaat setelah peresmian.

KRI Alamang 644 yang namannya diambil dari nama senjata tradisional masyarakat Sulawesi merupakan Kapal Cepat Rudal (KCR) keempat buatan PT Palindo Marine Shipyard Batam.

Pembuatan kapal tersebut dirancang untuk mampu dipersenjatai rudal anti kapal C-705 buatan China yang ditempatkan pada bagian buritan dalam posisi miring. Pada bagian haluan juga akan dipasang meriam "closed in weapon system" (CIWS) kaliber 30 mm yang mampu menembak dengan jarak 140-150 kilometer.

Sementara itu pada bagian belakang akan dipasang dua meriam ukuran 22 milmeter. Secara keseluruhan spesifikasi sama dengan KRI Clurit 641, KRI Kujang 642 dan KRI Beladau 643 yang diresmikan sebelumnya.

"Kapal jenis ini cocok untuk ditempatkan pada Indonesia bagian barat yang memiliki perairan dangkal dan memang tidak membutuhkan kapal besar," kata dia.

Ia mengatakan, total akan membangun 20 KCR dengana panjang 40 meter untuk memenuhi kebutuhan pengamanan perairan di Indonesia selain kapal-kapal jenis lain.

Sementara itu, untuk Kapal Angkatan Laut (KAL) Kumai I-6-58 merupakan jenis Kapal Patroli Cepat (PC-28) yang akan digunakan oleh Pangkalan Angkatan Laut Banjaarmasin Kalimantan Selatan. Sementara KAL Bireuen II-1-63 dengan jenis sama akan digunakan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut Beruen, Provinsi Aceh.

Dua kapal yang dija dibuat di PT Palinco Marine Shipyard Batam tersebut memiliki spesifikasi panjang 28,85 meter, lebar 5,85 meter dengan kecepatan maksimal 29 knot, memiliki kapasitas pengawakan 15 orang dan dibuat dengan bahan allumunium marine.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Marsetio mengatakan pembangunan KRI Alamang 644 menghabiskan anggaran sekitar Rp73 miliar, sementara untuk dua KAL menghabiskan anggaran sekitar Rp63 miliar.

Peresmian kapal tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari Mabes TNI dan TNI AL, Wakil Ketua MPR RI, Gubernur Kepulauan Riau, dan sejumlah pejabat lain. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026