
KPU Bintan Inginkan Pelat Nomor Hitam Sementara

Bintan (Antara Kepri) - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Wandra Fadillah menginginkan pelat nomor polisi enam mobil dinas kantornya diganti dari merah menjadi hitam untuk sementara hingga Pemilu 2014 selesai.
"Kami mengajukan permohonan itu ke Polda Kepri dan Polres Bintan sejak Agustus 2013, tetapi belum mereka tanggapi," kata Wandra Fadillah, di kantornya, Kamis.
KPU Bintan dipinjami enam mobil dinas oleh pemerintah kabupaten untuk operasional komisioner (anggota) dan kesekretariatan.
Wandra beralasan penggantian untuk sementara waktu itu bukan hanya untuk kepentingan keselamatan Komisioner KPU Bintan, melainkan juga demi menjaga keutuhan aset negara.
Biasanya, mobil dinas pemerintah (berpelat merah) menjadi sasaran amukan massa yang tidak puas terhadap pelaksanaan maupun hasil pemilu.
"Kalau memakai pelat nomor polisi 'samaran' kan tidak ketahuan. Minimal aset negara akan dapat diselamatkan," ujarnya.
Menurut dia, suhu politik di Bintan masih dalam kondisi normal. Namun, bisa saja sewaktu-waktu memanas, tergantung dinamika politik.
"Untuk saat ini masih aman, meski saya berulang kali mendapat ancaman dari seseorang melalui pesan singkat ponsel. Tetapi saya tidak meresponsnya. Saya menganggap hal itu biasa karena sudah terbiasa," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
