Logo Header Antaranews Kepri

Mahasiswa Poltek Batam Pelajari Sistem Informasi FTZ

Minggu, 30 Maret 2014 19:35 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri)- Sebanyak 50 mahasiswa jurusan Sistem Infromasi Akuntansi (SIA) II Program Studi Akuntansi Universitas Politeknik Negeri Batam berkunjung ke BP Batam, Rabu (26/3).

Kunjungan tersebut dalam rangka mengikuti program kerja lapangan pengenalan mahasiswa terhadap BP Batam sebagai pengelola Kawasan Pedagangan Bebas dan Pelabugan Bebas Batam.

Kunjungan mereka diterima Direktur Pengendalian Keuangan, Umen Dartono, Kepala Biro Keuangan, Fatdjeri, Direktur Investasi dan Pemasaran, Purnomo Andiantono di Gedung Marketing Centre BP Batam.

Ketua rombongan dan juga dosen pembimbing, Prasetyo Widyo Iswara menjelaskan, maksud dan tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengetahui sistem informasi pengelolaan keuangan berbasis IT yang dikelola secara online oleh BP Batam dan juga sistem pelayanan perizinan keluar masuk barang di dalam dan keluar wilayah perdagangan bebas Batam ini.

Kepala Biro Keuangan BP Batam, Fatdjeri, menjelaskan bahwa sistem pengelolaan keuangan atau anggaran keuangan BP Batam bersifat dinamis berdasarkan praktek bisnis yang sehat dan terikat dengan aturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat, yaitu Kementerian Keuangan RI.

BP Batam merupakan Badan Layanan Umum (BLU), yaitu sebuah institusi penyelenggara layanan publik di Indonesia yang berkarakter khusus dengan fleksibilitas dan sebagian otonomi dalam penyediaan jasa kepada masyarakat tanpa mencari keuntungan dan berdasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.

Fatdjeri juga menjelaskan bahwa sebagai BLU, BP Batam diperbolehkan untuk mengelola keuangannya sendiri untuk kepentingan pelayanan masyarakat. Pendapatan yang didapat melalui unit-unit kerja penghasil, seperti Bandara, Rumah Sakit, Pelabuhan, Lahan, IT Centre, hasilnya nanti digunakan untuk pembangunan Pulau Batam.

Sedangkan untuk pengelolaan Data Centre dan sistem perizinan keluar masuk barang, Kasubdit Monitoring dan Pelaporan Perdagangan dan Industri, Tri Novianta Putra menjelaskan, bahwa dengan adanya layanan Data Centre yang dimiliki oleh BP Batam para pengusaha maupun pemerintah tidak perlu khawatir lagi dengan pengelolaan data di tempatnya masing-masing, karena salah satu layanan yang disediakan oleh Data Centre BP Batam adalah tempat penyimpanan data dengan kapasitas yang sangat besar sehingga mereka tidak perlu takut kehilangan data atau rusak.

Mengenai sistem perizinan keluar masuk barang di wilayah FTZ (Free Trade Zone) Batam, BP Batam selaku pengelola kawasan perdagangan bebas yang diberikan kepercayaan dari Pemerintah Pusat, yaitu berupa pelimpahan kewenangan dari Kementerian Perdagangan dalam memberikan ijin kepada para pelaku usaha ekspor dan impor di wilayah perdaganan bebas Batam, tentunya hal tersebut adalah salah satu upaya BP Batam dalam memberikan berbagai kemudahan kepada para investor dan menarik para calon investor yang ingin melakukan kegiatan investasinya di Batam.

Dalam waktu dekat semua perizinan di Batam akan dilaksanakan secara online melalui internet, atau disebut BSW (Batam Single Window). Dengan BSW diharapkan dapat memangkas waktu dan birokrasi sehingga pelayanan publik di Batam akan semakin baik dan meningkat.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026