Logo Header Antaranews Kepri

Parkir Hang Nadim Semrawut

Minggu, 1 Juni 2014 07:41 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Banyaknya pemilik kendaraan pribadi yang parkir di pintu kedatangan dan pintu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengakibatkan kemacetan terutama jam-jam padat penerbangan.

"Sebenarnya sudah sering kali diingatkan. Namun kesadaran pengunjung untuk parkir pada lokasi ditentukan masih rendah. Mereka lebih suka memarkirkan kendaraan di depan pintu kedatangan atau keberangkatan," kata Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suprasetyo di Batam.

Ia mengatakan, berbagai sanksi mulai dari teguran, pengempesan ban sudah dilakukan. Namun kesadaran masyarakat masih juga belum ada.

"Untuk jam-jam tertentu memang tidak begitu mengganggu pengendara yang melintas. Namun saat jam sibuk dan yang parkir banyak, sangat mengganggu," kata dia.

Sabtu siang, kondisi kemacetan juga terjadi di Bandara Internasional Hang Nadim. Jumlah kendaraan diparkir pada depan pintu kedatangan dan keberangkatan banyak dan memakan sebagian besar jalan.

Sementara pada pintu keluar tepatnya pembayaran parkir juga terjadi antrean panjang.

"Harusnya pintu keluar ditambah agar tidak antre seperti ini. Kalau seperti ini kan memakan waktu lam," kata pengemudi mobil pribadi, Ali.

Pihak BP Batam menyatakan akan membangun jalan dilengkapi dengan kanopi penghubung dari pintu kedatangan ke area parkir dan dari area parkir ke pintu keberangkatan agar pengendara memarkirkan kendaraan di area parkir.

Salah satu faktor pengendara enggan memarkirkan kendaraannya di tempat ditentukan karena jauh dari bandara dan tidak ada peneduhnya.

"Kami akan membangun pada tahun ini. Agar kalau hujan, pengunjung tidak perlu kebasahan jika akan keparkiran atau dari parkiran ke pintu kedatangan," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan.

Ia mengatakan, jika itu sudah dibangun, seluruh pengunjung wajib parkir pada tempat parkir yang ditentukan.

"Tidak ada alasan lagi bagi mereka parkir pada depan pintu kedatangan dan keberangkatan," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026