Logo Header Antaranews Kepri

INSA Karimun Siapkan Dua Kapal Mudik Lebaran

Jumat, 11 Juli 2014 23:04 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan dua kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2014.

"Setiap tahun kita menyiapkan kapal cadangan, tahun ini kita siapkan dua kapal yaitu MV Dumai Express dan Mikonatalia," katanya Ketua Dewan Pimpinan Cabang INSA Karimun Bustami Datuk Raja Marah di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Bustami menjelaskan, kedua kapal cadangan itu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal trayek Selatpanjang, Buton, Pekanbaru Provinsi Riau.

Meski menyiapkan dua kapal, namun INSA menurut dia akan berkoordinasi dengan Syahbandar untuk menyusun langkah-langkah dalam menghadapi lonjakan penumpang, termasuk menyiapkan kapal tambahan jika jumlah penumpang tidak tertampung dengan dua kapal tambahan itu.

"INSA siap menambah kapal cadangan jika memang diperlukan. Yang penting tidak ada penumpang yang tidak berangkat akibat kapal penuh," kata dia.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, ia mengatakan layanan arus mudik di pelabuhan internasional dan domestik Tanjung Balai Karimun tidak lagi mengajukan pada jadwal reguler. Kapal-kapal akan berangkat jika penumpang masih menumpuk di pelabuhan.

"Kapal-kapal cadangan akan dioperasikan untuk menampung penumpang yang tidak terangkut dengan kapal reguler," katanya.

Bustami memprediksi lonjakan arus mudik mulai meningkat pada H-7 dan mencapai puncaknya pada H-3 khususnya untuk tujuan sejumlah daerah di Provinsi Riau, seperti Selatpanjang, Buton, Pekanbaru, Dumai atau Bengkalis.

Namun demikian, ia juga memprediksi lonjakan penumpang tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya karena anak sekolah mulai mengakhiri masa liburan menjelang musim mudik Lebaran 2014.

"Anak-anak sudah selesai liburan dan sudah kembali. Kami perkirakan akan berpengaruh pada jumlah penumpang saat mudik. Selain itu, kapal roro tujuan Buton, Riau atau tujuan Batam dan Tanjungpinang juga sudah beroperasi sehingga akan berdampak pada jumlah penumpang," kata dia.

Secara terpisah Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Barlet Silalahi mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk persiapan pelayanan arus mudik.

"Seperti tahun-tahun lalu, posko arus mudik akan didirikan di pelabuhan, tenda untuk menampung lonjakan penumpang sudah dipasang di pelabuhan," katanya.

Barlet mengatakan pihaknya juga melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan layanan bagi pemudik, seperti meminta PT Pelindo I membenahi fasilitas di pelabuhan dan menyiapkan kapal yang laik laut.

"Lonjakan arus mudik diperkirakan mulai H-10 namun kami perkirakan tidak seramai tahun lalu karena anak-anak mulai mengakhiri liburan panjang," katanya. (Antara)

Editor: Biqwanto Situmorang



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026