
Lelang Pabrik Tapioka Natuna Gagal Lagi

Natuna (Antara Kepri) - Proyek pabrik tepung tapioka yang digadang-gadangkan Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) gagal lagi sementara tahun anggaran 2014 hampir berakhir.
"Pembangunan pabrik Tapioka pada tahun ini gagal dilelang. Hal ini disebabkan oleh rekanan perusahaan tidak mencukupi persyaratan," Ungkap Kepala Dinas Perindag Kabupaten Natuna, Chaidir Char di Kantor Bupati Natuna, Selasa.
Sebelumnya kata Chaidir Char, Pemerintah Natuna telah mengupayakan lelang pembangunan pabrik tepung singkong itu melalui LPSE Natuna, namun gagal karena tidak ada rekanan yang memasukkan penawaran.
Selanjutnya, pemerintah kembali melakukan lelang melalui lembaga yang sama, dan gagal lagi. Terakhir, pemerintah kembali melelangnya namun hasilnya juga nihil.
"Penyebab gagalnya pun berbeda-beda, tidak adanya penawaran dari pihak ketiga dan ada juga karena pihak ketiga yang tidak memenuhi persyaratan untuk memenangi proyek tersebut," katanya.
Untuk proyek pabrik tepung tapioka ini tambah Chaidir, dibutuhkan persyaratan yang berbeda dari proyek-proyek lainnya, karena proyek ini berkenaan langsung dengan industri produksi.
"Persyaratannya agak berat, karena perusahaan rekanan mesti 'perfect' dan SBU perusahaan berdiri sendiri," tambahnya.
Namun demikian kata Chaidir, proyek pembangunan pabrik tapioka ini, cepat atau lambat harus dibangun terutama dalam kepemimpinan Ilyas Sabli dan Imalko.
"Sebelum periode pemerintahan Ilyas Sabli dan Imalko ini berakhir, pabrik tapioka ini harus bisa berdiri Natuna. Sebab pabrik ini termasuk salah satu program kegiatan dalam visi dan misi pemerintah Natuna. dan juga tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Natuna," jelasnya.
Sebagaimana diketahui katanya lagi, Pemerintah Daerah Natuna sudah menganggarkan senilai Rp15 miliar melalui APBD dengan sistem tahun jamak di atas lahan seluas 10 hektare.
"Pabrik tapioka ini dibangun di Kecamatan Bunguran Tengah, tepatnya di Desa Batubi," katanya.
Bahkan, pihaknya juga sudah menyosialisasikan tujuan dan maksud pembangunan pabrik ini kepada masyarakat. Dan respons masyarakat sangat baik, malahan mereka berkeinginan untuk dibangun secepat mungkin.
"Semoga apa yang kita bangun ini bisa menciptakan lapangan kerja serta dapat meningkatkan kemakmuran rakyat, khususnya Natuna," tukasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
