Logo Header Antaranews Kepri

Legislator: Anak Batam Alami Krisis Moral

Rabu, 28 Januari 2015 19:26 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho menilai banyak anak-anak di Batam Kepulauan Riau mengalami krisis moral karena banyak yang terlibat seks bebas, tindak kriminal dan mengabaikan pendidikan.

"Anak di Batam mengalami krisis moral," kata Udin di Batam, Rabu.

Ia bercerita, menerima banyak laporan dari orang tua terkait kegiatan dan aktivitas pelajar yang meresahkan dan menimbulkan kekhawatiran.

"Bahkan ada anak-anak yang izinnya belajar kelompok terus, tahu-tahunya hamil," kata Udin.

Selain itu, ada banyak juga pelajar yang terlibat geng motor yang melakukan kriminal hingga meresahkan warga.

Udin juga bercerita pernah mendatangi pusat permainan online di dekat sekolah pada suatu Senin pagi.

"Di tempat itu banyak sekali anak-anak. Ramai sekali. Ternyata mereka di sana main untuk menghindari upacara bendera. Bayangkan," kata Udin.

Padahal upacara bendera dilakukan setiap Senin untuk mengoordinasikan siswa sekaligus pemberian arahan dari sekolah.

Udin mengatakan perlu tambahan pendidikan moral kepada anak-anak sekolah agar pelajar bisa terhindar dari tindakan amoral.

Kepedulian orang tua juga harus ditambah. Jangan sampai dengan alasan kesibukan maka anak-anak tidak terarah sehingga melakukan kegiatan tidak terpuji.

"Orang tua bekerja itu untuk anak, jangan sampai gara-gara pekerjaan anak-anak terabaikan," kata dia.

Lingkungan juga harus mendukung, karena sikap anak sangat dipengaruhi faktor lingkungan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin membenarkan keterlibatan pelajar dalam geng motor yang meresahkan masyarakat.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil razia pekan lalu, dari 20 orang anggota geng motor yang diamankan, 10 orang di antaranya adalah pelajar.

Selain pelajar, aparat kepolisian juga menemukan anggota geng motor yang merupakan anak putus sekolah.

"Usianya masih muda, antara 15 sampai 20-an tahun," kata dia.

Aparat kepolisian terus berupaya menekan angka kriminalitas di Batam, termasuk ancaman dari geng motor. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026