Logo Header Antaranews Kepri

Rupiah Melemah Harga Sayuran Singapura Normal

Jumat, 6 Maret 2015 22:25 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Tingginya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang mencapai Rp13ribu per dolar Amerika, tidak memengaruhi harga sayur impor Singapura di Tanjungpinang.

"Seperti wortel masih dijual seharga Rp12.000," kata pedagang sayuran di Pasar Kota Lama, Linda, Jumat.

Eka yang juga pedagang sayuran impor menyatakan hal serupa, bahwa melemahnya rupiah tidak memengaruhi harga barang impor yang masuk di Tanjungpinang.

"Seperti bunga kol dalam sepekan ini harganya masih Rp18 ribu per kilo, termasuk wortel yang sampai saat ini harga jual masih Rp12.000 dengan modal Rp10 ribu per kilonya," papar Eka.

Kondisi yang sama juga dialami komoditas daging impor Australia yang masih dijual seharga Rp83 ribu per kilo nya.

"Mungkin karena masih stok lama sehingga harga daging impor tidak mengalami perubahan," ujar pedangan daging, Iwan.

Hanya saja, yang menjadi keluhan para pedagang daging di Tanjungpinang ini menurut Iwan, pasokan daging untuk saat ini tidak lagi dari Singapura, melainkan dari Jakarta.

"Dulu itu, daging impor Australia di kirim ke Singapura lalu dari Singapura masuk ke Tanjungpinang. Sekarang, daging impor Australia dikirim ke Jakarta, kemudian dari Jakarta di pasokan ke Tanjungpinang, " paparnya.

Hal ini kata Iwan, membuat para pedagang sedikit kesulitan dan khawatir biaya yang dikeluarkan lebih besar, karena jarak dari Jakarta lebih jauh ke Kepri, dari pada dari Singapura ke Kepri.

Sementara untuk harga daging sapi lokal kata Iwan justru lebih mahal, capai Rp125 ribu per kilo. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026