
Kinerja KPU Tanjungpinang Terhambat Anggaran

Itu cara yang paling efektif jika anggaran belum cair pada saat memasuki tahapan sosialisasi
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kinerja KPU Tanjungpinang terhambat akibat tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan tahapan Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 9 Desember 2015.
"Anggaran Pilkada Kepri di Tanjungpinang masih dihitung KPU Kepri, padahal tahapan pilkada sudah dimulai," kata Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria di Batu 8, Selasa.
Dia menambahkan, sampai sekarang KPU Tanjungpinang juga belum mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan untuk Pilkada Kepri di kota itu.
Hal itu disebabkan perencanaan anggaran untuk kegiatan pilkada di Tanjungpinang dibuat oleh KPU Kepri. Sementara KPU Kepri belum selesai membahas kegiatan pilkada di Tanjungpinang.
"Anggaran Pilkada Kepri di Tanjungpinang murni berasal dari APBD Kepri 2015. Karena Tanjungpinang merupakan satu-satunya kabupaten dan kota di Kepri yang tidak menyelenggarakan pilkada," ucapnya.
Robby menjelaskan KPU Tanjungpinang pada 15 Mei 2015 akan melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan. Jika tidak memiliki anggaran, KPU Tanjungpinang terpaksa meminjam uang agar pelantikan anggota PPK dapat dilaksanakan.
"Kami buat acara yang sederhana. Kami belum memutuskan tempat pelantikan, karena itu berhubungan dengan anggaran yang dialokasikan KPU Kepri. Kami belum memiliki acuan berapa anggaran untuk sewa tempat dan biaya konsumsi," katanya.
KPU Tanjungpinang juga akan bekerja sama dengan RRI untuk menyosialisasikan berbagai program yang telah dibuat. Biaya iklan di RRI hanya Rp10.000 untuk sekali penyiaran iklan.
"Itu cara yang paling efektif jika anggaran belum cair pada saat memasuki tahapan sosialisasi," katanya.
Dari 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang merupakan satu-satunya daerah yang tidak memilih kepala daerah dalam pilkada serentak Desember 2015, namun warga Tanjungpinang memilih Gubernur/Wakil Gubernur dalam pilkada 2015. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
