
DPRD Kepri Minta Pelni Tidak Docking Kapal
Rabu, 10 Juni 2015 11:09 WIB

"Seandainya docking terjadi jelang lebaran tentu menghambat transportasi mudik antar pulau masyarakat di Provinsi Kepri," kata Sofyan Samsir.
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, Sofyan Samsir meminta kepada Pelni dan operator kapal agar jelang lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah, tidak ada aktivitas docking terhadap transportasi laut, khususnya yang berada di jalur perairan antar pulau di Kepri.
"Seandainya docking terjadi jelang lebaran tentu menghambat transportasi mudik antar pulau masyarakat di Provinsi Kepri," kata Sofyan Samsir.
Permintaan tersebut bercermin pada kondisi transportasi laut di Kepri pada tahun 2014 lalu yang diharapkan tidak terjadi pada lebaran kali ini.
"Defisit anggaran yang terjadi di Kepri juga diharapkan tidak mempengaruhi subsidi kapal cepat yang diidam-idamkan masyarakat untuk mempersingkat jarak tempuh," tegasnya.
Menurutnya, dengan adanya kapal cepat itu juga lebih mempermudah dan tentu tidak mengganggu aktivitas karyawan dan pegawai yang pulang kampung dan harus segera bekerja kembali sebelum habis masa cuti lebarannya.
Sementara itu, menurut warga Tanjungpinang, Udin bahwa jika transportasi kapal cepat kembali ada jelang lebaran, maka masa cuti yang diterima dari perusahaan bisa maksimal diluangkan bersama keluarga di kampung.
Artinya, selama 12 hari cuti sebagai karyawan swasta, ia bisa merayakan puasa dan lebaran bersama keluarga di kampung, dan kembali bekerja di Ibukota Kepri sebelum masa cuti berakhir.
"Itulah alasannya mengapa kami lebih memilih menggunakan kapal cepat ketimbang kapal besar," ujarnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
