
Pemkot Batam Bagikan 3.000 Masker

Petugas dari Dinas Kesehatan membagikan 2.000 helai masker dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan membagikan 1.000 helai masker pada hari ini di Simpang Jam
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau membagikan 3.000 helai masker kepada pengguna jalan agar warga terhindar dari paparan kabut asap yang melanda kota itu sejak dua hari terakhir.
"Petugas dari Dinas Kesehatan membagikan 2.000 helai masker dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan membagikan 1.000 helai masker pada hari ini di Simpang Jam," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Sabtu.
Pemerintah akhirnya memutuskan untuk kembali membagikan masker setelah pada Jumat (23/10) dan Sabtu (24/10) pagi kabut tebal menyelimuti langit kota dengan kadar Indeks Standar Pencemaran Udara melebihi 200 poin atau pada level sangat tidak sehat. Penggunaan masker diharapkan dapat meminimalkan paparan debu asap akibat kebakaran hutan.
Pemerintah menyarankan agar warga menghindari kegiatan di luar ruangan, agar terhindar dari paparan kabut asap.
"Dan jika pun harus ke luar ruangan, agar menggunakan masker," kata dia.
Ardi menyatakan kualitas udara pada Jumat merupakan yang terburuk dibanding sepanjang pekan ini. Tebalnya kabut asap akibat angin di lokasi kebakaran bertiup ke arah Batam.
"Batam bukanlah daerah penghasil asap. Kabut asap yang ada di Batam merupakan kiriman daerah lain, karenanya semua tergantung arah angin," kata dia.
Sementara itu, kualitas udara di Batam pada Sabtu terus naik turun, pada pukul 01.00 WIB dini hari ISPU mencapai 253 (sangat tidak sehat), pukul 03.00 WIB sebesar 163 (tidak sehat) dan pukul 04.00 WIB sebesar 227 (sangat tidak sehat).
Kemudian mulai pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB ISPU berada pada sekitar angka 170 (tidak sehat). Kemudian dari pukul 08.00 WIB kualitas udara memburuk hingga pukul 11.00 WIB dengan ISPU di atas 200 (sangat tidak sehat). (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
