
Distamben Kepri Diminta Tangani Listrik Tembeling Bintan

Ada laporan dari warga Tembeling Tanjung, Kelurahan Tembeling, bahwa mereka sudah membayar sejumlah uang kepada orang yang mengaku-ngaku petugas PLN. Namun, sampai sekarang jaringan listrik belum masuk ke desa itu
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau Syarifah Elvyzana meminta Dinas Pertambangan dan Energi setempat menangani permasalahan listrik di Desa Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan.
"Ada laporan dari warga Tembeling Tanjung, Kelurahan Tembeling, bahwa mereka sudah membayar sejumlah uang kepada orang yang mengaku-ngaku petugas PLN. Namun, sampai sekarang jaringan listrik belum masuk ke desa itu," kata politikus Partai Demokrat itu di Tanjungpinang, Minggu.
Baru-baru ini, dalam rapat, Syarifah minta Dinas Pertambangan dan Energi Kepri berkoordinasi dengan pihak PLN untuk menggali informasi terkait permasalahan itu. Jika yang mengambil uang warga itu oknum PT PLN, harus diupayakan agar uang tersebut dikembalikan kepada warga.
"Namun yang lebih penting bagaimana menjadikan Tembeling Tanjung sebagai desa yang terang benderang," ucapnya.
Informasi terkait pembayaran sejumlah uang kepada oknum yang mengaku sebagai petugas PLN itu diperoleh Syarifah saat melakukan reses di desa tersebut. Warga Tembeling Tanjung mengeluh karena sampai saat ini listrik belum masuk.
Padahal mereka sudah membayar uang untuk membangun jaringan baru di Desa Tembeling Tanjung.
"Kasihan warga setempat," ujarnya.
Syarifah mengingatkan warga tidak melakukan hal serupa. Bila ingin menjadi pelanggan PLN, maka harus mengajukan permohonan secara resmi.
"Jangan melalui jalur tidak resmi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
