
Operasional Bandara Batam Normal Meski Sempat Hujan
Senin, 23 Januari 2017 19:30 WIB

Sudah ada sejumlah pesawat yang diterbangkan dari Batam, semua sesuai jadwal. Yang datang juga tidak mengalami gangguan saat hendak mendarat akibat hujan yang melanda
Batam (Antara Kepri) - Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, termasuk jadwal penerbangan, berlangsung normal meskipun sempat turun hujan deras disertai petir yang mengguyur wilayah Batam sejak Minggu malam hingga Senin pagi.
"Alhamdulillah semua masih lancar meski sempat turun hujan lebat," kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Senin.
Ia mengatakan sejak Senin pagi seluruh pesawat dari Hang Nadim Batam ke berbagai tujuan, terbang sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Demikian juga sejumlah pesawat yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada Senin pagi semua masih sesuai dengan jadwal ditetapkan.
"Sudah ada sejumlah pesawat yang diterbangkan dari Batam, semua sesuai jadwal. Yang datang juga tidak mengalami gangguan saat hendak mendarat akibat hujan yang melanda," kata dia.
Bandara Internasional Hang Nadim Batam, kata dia, selain memiliki landas pacu hingga 4.025 meter juga memiliki sistem pemandu pendaratan canggih sehingga sangat membantu pilot mendaratkan pesawat khususnya saat cuaca buruk.
Sistem kemanan pendaratan tersebut adalah VOR atau Very High Frequency (VHF) Omnidirectional Radio Range. Sistem itu merupakan salah satu sistem navigasi yang menggunakan gelombang radio dan digunakan oleh pesawat terbang.
Sementara ILS (Instrument Landing System) merupakan sistem pemandu pendaratan pesawat di bandara.
"Mudah-mudahan cuaca membaik sehingga tidak akan mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam," kata Suwarso.
Bandara Internasional Hang Nadim Batam setiap hari melayani sekitar 120 kali penerbangan ke berbagai ujuan termasuk jadwal internasional ke Malaysia (penumpang) dan Singapura (kargo).
Bandara tersebut juga sering menjadi alternatif pendaratan bagi pesawat tujuan Singapura, Tanjungpinang, Penabaru jika pada bandara-bandara tersebut terjadi gangguan khususnya cuaca buruk yang mengharuskan pengalihan pendaratan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
