
Kemenag Kepri Perkuat Pendataan Emis

Kita harus tahu kenapa bisa berkurang, dalam hal ini karena ada satu pesantren yang terpaksa ditutup karena tidak bisa memenuhi persyaratan sebagaimana ditentukan
Batam (Antara Kepri) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau memperkuat pendataan Emis Semester Genap 2016/2017 melalui pelatihan yang diikuti petugas Kemenag kabupaten dan kota se-Kepri.
"Saya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas data untuk mewujudkan penguatan data pendidikan agama dan keagamaan Islam yang berkualitas di Provinsi Kepri," kata Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal di Batam, Kepri, Kamis.
Emis merupakan data pangkal pada Pendidikan Islam yang menjadi dasar untuk menentukan kebijakan bagi Raudhatul Athfal (RA)/Madrasah dan para guru serta anggaran yang akan dialokasikan ke setiap sekolah.
Ia menyatakan operator Emis harus jeli melihat perubahan data yang akan dijadikan acuan berbagai program pemerintah, eperti jumlah pondok pesantren di Kepri yang telah berkurang saat ini, dari 43 lembaga tahun lalu, kini menjadi 42 lembaga.
"Kita harus tahu kenapa bisa berkurang, dalam hal ini karena ada satu pesantren yang terpaksa ditutup karena tidak bisa memenuhi persyaratan sebagaimana ditentukan," katanya.
Ia berharap operator Emis mampu menyajikan data yang valid sebagai dasar penyusunan anggaran. Bila memungkinkan lembaga pendidikan mengirimkan laporan bulanan secara berkala.
Terkait implementasi lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, Kakanwil mengatakan itu merupakan cerminan dari motto Kementerian Agama Ikhlas Beramal.
"Saya ingin menekankan bahwa bekerjalah dengan penuh integritas dengan penuh keselarasan antara hati, pikiran, dan perkataan serta perbuatan yang baik dan benar. Jangan sekali-kali ada pikiran untuk melakukan perbuatan jahat dan kotor apalagi sebagai insan yang bekerja di instansi Kementerian Agama," ingatnya.
Ketua Panitia Pelaksana Martanto mengatakan kegiatan itu untuk menghasilkan data yang real, transparan, akuntabel dan tepat waktu.
"Data harus real yang disajikan 'by name by address' yang terus diperbaharui dengan menggunakan aplikasi Emis, berbeda dengan kondisi dahulu hanya melalui excel," kata dia.
Kegiatan itu diikuti 25 peserta yang terdiri dari operator Emis tingkat Kanwil Kemenag Kepri 2 orang, Kabupaten Bintan 3 orang, Kabupaten Karimun 4 orang, Kabupaten Natuna 2 orang, Kabupaten Lingga 2 orang, Kabupaten Anambas 2 orang, Kota Batam 7 orang dan Kota Tanjungpinang 3 orang. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
