Logo Header Antaranews Kepri

KM Sunrise akan bawa satu ton sabu-sabu ke Australia

Sabtu, 10 Februari 2018 18:53 WIB
Image Print
Anggota TNI AL Gugus Kemanan Laut Armada Bagian Barat (Guskamla Armabar) menjaga kapal KM Sunrise Glory yang diamankan bersama awak kapal, di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/2). (ANTARA FOTO/M N Kanwa)
Karena beberapa kali angkatan laut menangkap (kapal pembawa narkoba) di Lampung, Pelabuhan Ratu dan beberapa tempat lainnya

Batam (Antaranews Kepri) - Narkoba jenis sabu yang ditemukan di KM Sunrise Glory diduga lebih dari satu ton dan akan dibawa ke Australia oleh empat tersangka warga negara Taiwan berinisial berinisial Alf, Aca, Cch dan Cct.

Wakil Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman, di Batam, Sabtu, mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka barang haram itu akan dibawa ke Australia.

Baca juga: KM Sunrise Glory diikuti sejak Desember 2017


Namun, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan sasaran mereka adalah wilayah selatan Indonesia dan akan didalami Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

"Karena beberapa kali angkatan laut menangkap (kapal pembawa narkoba) di Lampung, Pelabuhan Ratu dan beberapa tempat lainnya," katanya.

Tapi jumlah narkoba yang diamankan katanya hanya ukuran kecil, yaitu satu hingga lima kilogram dan seluruhnya diserahkan kepada BNN. "Ini yang paling besar satu ton lebih," ujarnya.

Baca juga: TNI AL amankan 1 ton sabu-sabu di Batam


Wakasal mengatakan pihaknya pernah menangkap kapal penyelundup 20 senjata api dan narkoba di Jakarta, saat dia menjadi Panglima Armada Barat (Pangarmabar) pada 2015 lalu.

Wakasal menambahkan pencarian dihentikan sementara, karena anjing pelacak jenis K-9 yang dibawa Bea dan Cukai Kota Batam tidak kuat setelah mengendus narkoba dalam jumlah yang banyak.

"Tadi, kata bea cukai anjing pelacaknya "fly" setelah mencium sabu satu ton lebih ini, setelah seger kita akan cari lagi," katanya.

Wakasal menduga jumlah barang haram tersebut lebih satu ton, karena pencarian belum dilakukan secara menyeluruh di setiap sisi kapal terutama di tumpukan beras.

Saat ini, kata Wakasal, sudah 1,29 ton sabu yang ditemukan dari atas kapal KM Sunrise Glory dan diperkirakan akan bertambah.

Wakasal menambahkan seluruh barang bukti sabu tersebut akan diserahkan pihaknya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat.

Selain itu, jika ada dugaan penyelundupan pihaknya akan menyerahkan ke Bea dan Cukai. Serta jika ditemukan ada pelanggaran umum lainnya akan diserahkan ke Polda Kepri.

"Sementara, mengenai identitas kapal dan lain-lain itu menjadi tugas kita," kata Wakasal. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026