Desain jalan lingkar gurindam 12 belum selesai

id hotman hutapea,desain jalan lingkar,gurindam 12

Ketua Komisi II DPRD Kepri, Hotman Hutapea (Antaranews Kepri/Danna Tampi)

Ini (ijin) sesuatu yang mustahil didapat, karena yang lebih penting itu pertahanan keamanan. Harusnya ini dipikir sejak awal
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Desain pembangunan jalan lingkar Gurindam 12 di Kota Tanjungpinang sampai sekarang belum selesai, ungkap Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hotman Hutapea.

"Ada persoalan yang dihadapi Pemprov Kepri kalau jalan lingkar dibuat keluar bibir pantai yang potensial mengganggu sistem pertahanan keamanan laut yang dikendalikan Lantamal IV Tanjungpinang," ujarnya, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Selasa.

Hotman tidak yakin Pemprov Kepri mendapat ijin dari Mabes TNI atau Mabes AL jika membangun jalan lingkar yang akan menghalangi sistem pengawasan laut di perairan sekitar Lantamal IV.

"Ini (ijin) sesuatu yang mustahil didapat, karena yang lebih penting itu pertahanan keamanan. Harusnya ini dipikir sejak awal," tegasnya.

Baca juga: Lis: Jalan Lingkar Gurindam 12 Sangat Penting

Alternatif lain yang akan dilaksanakan Pemprov Kepri, kata dia membangun jalan lingkar pada bagian dalam tanpa melewati perairan di sekitar Lantamal IV. Pembangunan dengan desain ini akan menghemat anggaran sekitar Rp50 miliar.

"Sisa anggaran harus digunakan untuk hal yang tepat, jangan ciptakan hal-hal yang tidak perlu untuk habiskan anggaran itu," ucapnya.

Hotman mengemukakan sampai sekarang pemerintah belum memastikan apakah menggunakan alternatif pertama atau kedua.

"Kami masih menunggu jawaban pemerintah. Yang penting dilaksanakan dengan baik, jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya.

Proyek pembangunan jalan lingkar Gurindam 12 menelan anggaran sekitar Rp550 miliar. Proyek ini dilaksanakan dengan sistem tahun jamak.

"Apakah proyek ini memberi nilai tambah bagi pertumbuhan perekonomian Kepri? Belum tentu. Mari kita kaji dulu bersama sebelum mengklaimnya. Setahu saya, kontraktor yang melaksanakan proyek itu dari Jakarta. Duitnya, pasti hanya sedikit putar di Kepri, termasuk tenaga kerjanya," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan jalan lingkar Gurindam 12 akan menjadi salah satu ikon Kepri. Jalan lingkar ini akan menambah daya tarik Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Kepri, selain mengurai lalu lintas kendaraan yang mulai padat.

"Jalan lingkar ini akan menarik wisatawan. Kota ini semakin cantik, tertata dengan baik, dan menarik. Ini akan meningkatkan perekonomian Kepri," kata Nurdin.

Editor : Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar