Logo Header Antaranews Kepri

Seminggu warga binaan hasilkan 100 kilogram cabai

Sabtu, 28 April 2018 12:37 WIB
Image Print
Sayuran sawi yang ditanam warga binaan di Lapas Klas II Batam. Di lahan sekitar setengah hektar warga binaan di Lapas tersebut menanam cabai, pare, dan kacang panjang. (Antaranews Kepri/Messa Haris)
Saya optimis tahun ini jumlahnya akan lebih dari lima ton

Batam (Antaranews Kepri) - Warga binaan yang mengelola lahan pertanian di dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II Batam dapat menghasilkan sekitar 100 kilogram cabai lebih dalam satu minggu.

Baca juga: Tanaman pangan warga binaan berkontribusi tekan inflasi

"Ada 11 orang yang melakukan kegiatan pertanian, tapi yang benar-benar mengelolanya itu hanya tiga orang, sisanya belajar," kata Kepala Lapas Klas II Batam, Surianto, di Batam, Sabtu.

Menurut Kalapas, luas lahan yang digarap warga binaan sekitar setengah hektare. Mayoritas dari total lahan kata Kalapas ditanami dua jenis cabai yaitu cabai setan dan rawit.

Tidak hanya cabai, di area pertanian itu ditanami sawi, kacang panjang dan pare.

"Saat panen sudah ada yang nampung dan kami bergabung dengan kelompok tani (Poktan) dan mereka sudah ada jaringan di pasar," kata Kalapas.

Kalapas mengatakan hasil penjualan akan dibagi setelah dipotong biaya produksi seperti bibit dan pupuk.

"Yang dapat gaji mereka yang benar-benar mendapatkan tugas untuk mengelola pertanian, sementara sisanya belajar," ujar Kalapas.

Kapalas yakin pada 2018 ini produksi cabai warga binaan Lapas Klas II Batam akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Terlebih saat ini kata Kalapas, teknologi dalam bertani sudah sangat canggih.

"Saya optimis tahun ini jumlahnya akan lebih dari lima ton," ujar Kalapas. Kalapas menambahkan, ke depan pihaknya tidak hanya fokus kepada tanaman pangan, namun akan diperluas dengan menamam buah-buahan.

Salah satunya jambu madu. "Saya sudah ketemu dengan owner PT Harvest Agro dan kita akan kembangkan jambu madu di sini karena pasarnya cukup bagus," kata Kalapas.

Pemilik PT Harvest Agro kata Kalapas sudah menyatakan bersedia memberikan pengarahan kepada warga binaan untuk menanam jambu madu.

"Di depan sudah ada contohnya dan itu akan coba kita kembangkan di sini," ujar Kalapas.(Antara)



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026